SriwijayaPost/

Viral! Dilaporkan ke Polisi, Inilah Ucapan Kaesang yang Diduga Melakukan Ujaran Kebencian

Putra bungsu orang nomor 1 di Indonesia itu diduga melakukan ujaran kebencian melalui vlog yang ia unggah di youtube 27 Mei kemarin. Dalam laporannya

Viral! Dilaporkan ke Polisi, Inilah Ucapan Kaesang yang Diduga Melakukan Ujaran Kebencian
YOUTUBE
Video Blog anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep yang menampilkan candaan sehari-harinya dengan sang ayah. Video blog Kaesang kali ini diberi judul "Ade Panco". 

“Di sini aku bukannya membela Pak Ahok, tapi di sini aku mau mempertanyakan kenapa anak seumur mereka bisa begitu. Sangat disayangkan kenapa anak kecil seperti mereka itu sudah diajarkan belajar untuk menyebarkan kebencian. Apaan coba itu, dasar ndeso!”

Baca: Jelang Sebulan Meninggal, Rupanya Jupe Sisakan 1 Prestasi Mencengangkan, Tak Semua Bisa Loh!

Baca: Wanita Indonesia Mantan Anggota ISIS Ini Ungkap Rahasia, 12 Ribu Orang di Kamp Melakukan Ini

Sementara itu, pihak Kepolisian membenarkan jika ada laporan atas nama Kaesang. Pelapor bernama Muhammad Hidayat, dan laporan dilakukan pada 2 Juli 2017 lalu.

Video berjudul
Video berjudul "Pencitraan" dalam akun Kaesang Pangarep di situs YouTube. (http://tekno.kompas.com/)

"Iya benar ada laporan dengan terlapor atas nama Kaesang," ujar Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar, saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (4/7/2017) dikutip dari Tribunnews

Belum diketahui siapa Kaesang yang dimaksud dalam laporan tersebut.

Hanya saja, dalam sebuah video yang beredar di sosial media, Kaesang yang dilaporkan adalah anak dari Presiden Joko Widodo yaitu Kaesang Pengarep.

Hero mengatakan pihaknya akan lebih lanjut meminta keterangan dari pelapor atas kasus itu.

"Masih akan kami mintai keterangan dari pelapor terlebih dahulu. Secepatnya akan kami lakukan karena laporannya ujaran kebencian," kata dia. 

Baca: Disebut Tolol Oleh Netizen, Lihat Apa Jawaban Kaesang Anak Presiden Jokowi

Halaman
123
Penulis: Candra Okta Della
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help