SriwijayaPost/

Ombudsman Pantau Pungli Pada Proses PPDB

Soal adanya indikasi praktek pungutan liar (pungli) pada pelaksanaan PPDB, sehingga jika ada siswa yang dirugikan, silakan laporkan ke Ombudsman.

Ombudsman Pantau Pungli Pada Proses PPDB
sriwijayapost
Indra Zuardi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Minggu (2/4/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK, menjadi perhatian serius bagi Ombudsman sebagai lembaga negara yang melakukan pengawasan pelayanan publik.

Sekolah merupakan lembaga pelayanan publik yang diselenggarakan negara, sehingga patut diawasi.

"Bukan hanya pengawasan jika terjadi kecurangan, pengawasan lainnya pun tetap kita awasi. Kita tidak mau adanya siswa yang ikut merasa dirugikan," ujar Indra Zuardi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Senin (3/7).

Indra mengatakan, terutama soal adanya indikasi praktek pungutan liar (pungli) pada pelaksanaan PPDB, sehingga jika ada siswa yang dirugikan, silakan laporkan ke Ombudsman.

"Kepada para wali dan orangtua siswa, jika merasa dirugikan dengan pelaksanaan PPDB, terutama mengenai adanya pungutan, silakan lapor ke Ombudsman. Pastinya akan kita tindaklanjuti dan diklarifikasi," tegas Indra.

Indra mengatakan, dari tahun-tahun sebelumnya, belum ada laporan mengenai adanya pungli PPDB. Namun pelaksanaannya harus tetap dalam pengawasan agar berjalan sesuai prosedur tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.

"Intinya kita dari Ombudsman turun memantau pelaksanaannya. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada temuan adanya pungli. Namun sekali lagi, jika ada yang dirugikan segera laporkan ke Ombudsman," ujarnya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help