Ramadan 2017

Tahun Ini, Masjid Agung Palembang Hanya Terima Zakat Fitrah Berupa Beras. Ini Alasannya

Posko yang sudah dibuka sejak H-10 ini baru bisa melayani sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Tahun Ini, Masjid Agung Palembang Hanya Terima Zakat Fitrah Berupa Beras. Ini Alasannya
SRIPOKU.COM/YULIANI
Panitia Masjid Agung Palembang menerima zakat fitrah dari warga, Kamis (22/6/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Panitia di posko penerimaan zakat fitrah Yayasan Masjid Agung Palembang terlihat sibuk beberapa hari terakhir.

Terlebih lagi saat H-3 lebaran saat ini, dari pagi sampai sore pukul 17.00 WIB panitia tidak berhenti melayani permintaan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya.

Posko yang sudah dibuka sejak H-10 ini baru bisa melayani sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Sementara penutupan terakhir sendiri pada Sabtu nanti sebelum maghrib atau tepatnya pukul 17.00 WIB.

Selain menerima zakat fitrah, panitia juga menyediakan posko penerimaan zakat mal dan pembayaran fidiyah.

Berbeda dengan masjid-masjid lainnya, kali ini masjid Agung Palembang hanya menerima zakat fitrah berupa beras.

Hal ini diungkapkan Anton Syarif Hidayat, salah satu panitia penerimaan zakat fitrah Masjid Agung Palembang.

Pihaknya tidak bisa menerima uang karena khawatir nanti penyalurannya bisa disalahgunakan.

"Harga beras untuk satu kilo Rp34 ribu, dikali tiga kilo untuk satu orang. Mereka bisa beli disini (posko) kalau hanya bawa uang," ujarnya.

Saat ini, sekitar 2 ton lebih beras sudah habis untuk distribusi zakat.

Nanti penyaluran juga akan diberikan prioritas ke warga sekitar.

Ada juga beberapa ketua RT setempat yang sudah mendata warganya mengambil langsung beras ke posko.

"Kita juga sediakan tulisan niat saat membayar zakat," jelasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help