Pencerahan

Mualaf Sang Pencari Kebenaran itu Dua Kali Cerai Dipukul dan Diinjak Saat Shalat

Tidaklah sebuah perjuangan berhak mendapat ganjaran melimpah, melainkan ada ujian yang berat di dalamnya.

Mualaf Sang Pencari Kebenaran itu Dua Kali Cerai Dipukul dan Diinjak Saat Shalat
ist

SRIPOKU.COM -- Tidaklah sebuah perjuangan berhak mendapat ganjaran melimpah, melainkan ada ujian yang berat di dalamnya.

Ujian-ujian itu merupakan sarana pembuktian, apakah seseorang sungguh-sungguh atau hanya berpura-pura belaka.

Apalagi dalam perjuangan hijrah, saat telah selamat dari kubangan gelap dan beranjak menuju cahaya Islam yang amat mulia.

Wanita ini bertemu hidayah saat melanjutkan pendidikan strata dua di bilangan Bogor Jawa Barat.

Lahir dari keturunan Ambon, wanita ini memeluk Protestan sebagai keyakinannya.

Sayangnya, bukan keyakinan yang di dapat, dia justru mengalami keraguan di sepanjang hidupnya.

Ragu tanpa tepi, bahkan sampai dibawa mimpi.

Ilustrasi
Ilustrasi (IST)

Ia ragu.

Mengapa hidup yang dijalani hanya berkisar antara makan, beraktivitas, dan tidur.

Pikirnya, jika terus menerus seperti itu, apa yang dia cari dan dapatkan dalam hidup ini?

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved