Inilah Hikmah dari Tradisi Halal bi Halal dalam Menyambut Idul Fitri

Halal Bihalal juga mencairkan hubungan yang selama ini terkesan beku menjadi hubungan yang harmonis serta menyambung silaturahmi yang terputus.

Inilah Hikmah dari Tradisi Halal bi Halal dalam Menyambut Idul Fitri
Ilustrasi

SRIPOKU.COM-- Idul Fitri sudah didepan mata, Semua umat muslim di dunia dan terkhusus di Indonesia selalu menyambut Idul Fitri dengan gegap gempita sebagai ungkapan rasa syukur karena berhasil melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Salah satu tradisi khas muslim di Indonesia dalam menyambut Idul Fitri adalah Halal bi halal. Suatu kebiasaan yang hanya ada di tanah air kita ini sebagai ungkapan untuk saling memaafkan atas kesalahan dan kehilafan yang dilakukan.

Halal Bi halal merupakan aktfitas seseorang untuk menyelesaikan masalah dengan saudaranya, meluruskan hubungan yang sempat terputus, serta melepaskan ikatan dosa dari saudaranya dengan jalan saling memaafkan.

Halal Bihalal juga mencairkan hubungan yang selama ini terkesan beku menjadi hubungan yang harmonis serta menyambung silaturahmi yang terputus. Inilah yang membuat orang perlu melakukan halal bi halal.

Ada beberapa hikmah pelajaran yang dapat kita ambil dari kegiatan halal bi halal, yaitu:

1. Sebagai pembersih dari segala kesalahan.

Tradisi halal bi halal
Tradisi halal bi halal ()

Biasanya halal bi halal ini dihadiri oleh banyak orang yang jarang bertemu dan saling tegur sapa.

Mereka bersalaman dan dengan ikhlas untuk saling memaafkan satu sama lain hingga hal ini dapat membersikan segala kesalahan diantara mereka.

2. Membersihkan hati dari rasa benci kepada sesama.
Dalam halal bi halal berkumpul berbagai jenis dan sifat seseorang, seperti ada yang berbisnis, pengusaha, pekerja kantoran dan lain-lain.

halal bi halal di lingkungan perkantoran
halal bi halal di lingkungan perkantoran ()

Terkadang hal ini ada perselisihan yang menimbulkan rasa sakit hati dan dendam diantara mereka.

Maka Dengan halal bi halal ini adalah kesempatan untuk saling maaf memaafkan hingga tidak ada lagi rasa sakit hati apalagi dendam diantara mereka.

3. Memupuk rasa kepedulian dan kebersamaan

terjalinnya silaturahmi dengan halal bi halal
terjalinnya silaturahmi dengan halal bi halal ()

Karena manusia sebagai mahluk sosial yang tidak lepas dari pergaulan dan kebersamaan. Hal itu dapat dibangun dengan sikap saling tolong menolong antara yang kaya dengan saudara yang miskin.

Halal bi Halal ini bermaksud mencari penyelesaian masalah guna mendapatkan suatu hubungan yang harmonis dengan cara saling memaafkan hingga terbinalah kebersemaan diantara mereka.

Penulis: ewis herwis
Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help