SriwijayaPost/

Warga Sodong Belajar Membaca Al Quran dengan Matode Al Barqy

Khusus di Desa Sungai Sodong kegiatan ditambah dengan pembinaan agama intensif yakni membaca al-qur’an dengan metode cepat (Albarqy).

Warga Sodong Belajar Membaca Al Quran dengan Matode Al Barqy
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Perusahaan PT Sampoerna Agro bersilaturahmi sekaligus safari ramadhan. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Bulan Ramadan 1438 Hijriah merupakan kali keempatnya PT Sampoerna Agro menghelat tradisi Safari Ramadhan bersama warga desa di wilayah perusahaan untuk meningkatkan silaturahmi.

Informasi dihimpun, kegiatan berlangsung di 4 titik, seperti di Desa Balian, Kayu Labu, Pematang Panggang, dan Sungai Sodong.

Dalam kegiatan silaturahmi ini tim perusahaan, turut hadir juga Tripika Mesuji, Pedamaran Timur dan Mesuji Raya, para tokoh masyarakat dan warga desa.

Selain berbuka puasa bersama, pihak perusahaan juga menyerahkan bantuan sarana ibadah. Serta himbauan kamtibmas dan karhutla yang disampaikan Tripika.

Eldi Nuzan, Koordinator GM PT Sampoerna Agro, Selasa (20/6/2017) menuturkan, tujuan tradisi Safari Ramadhan ini untuk terus menjaga silahturami antara perusahaan, masyarakat dan Tripika Kecamatan.

“Sesuai temanya, mari kita tingkatkan Keimanan, ketaqwaan dan rasa persaudaraan atau ukhuwah islamiyah,” tukas Eldi seraya tidak menyinggung kegiatan lain yang ada di Sungai Sodong.

Kegiatan tersebut sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya, khusus di Desa Sungai Sodong kegiatan ditambah dengan pembinaan agama intensif yakni membaca al-Qur’an dengan metode cepat (Albarqy), dimana masyarakat dari segala kelompok usia antusias mengikutinya.

Maghdalena, salah satu peserta mengatakan, Perusahaan PT Sampoerna Agro selama ini sudah memfasilitasi 1 orang ustadz bermukim di Desa Sungai Sodong untuk memakmurkan masjid dan kegiatan keagamaan.

"Semuanya sangat bermanfaat. Dan sekarang kami semakin bersyukur bahwa ada tambahan ustadz yang mengajari kami metode albarqy ini setiap hari. Semoga Perusahaan dan kami semakin maju dan terus harmonis hidup berdampingan," ujarnya.

Masih katanya, program pembinaan agama intensif, belajar/mengaji dengan metode Al Barqy ini juga sebelumnya dilaksanakan di Desa Gajah Mati & Sungai Ceper sepanjang 2016 lalu. Peaserta yang belum bisa membaca, rata-rata dalam tempo 10 hari sudah ada yang menguasai.

Sementara itu, Maonah PY, Kades Sungai Sodong menyambut positif dan mendukung kegiatan seperti ini.

“saya mengimbau seluruh warga untuk memanfaatkan momen (belajar Al barqy) ini sebaik mungkin. Kalau cepat seperti itu saya juga mau daftar jadi muridnya", pungkas Maonah.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help