SriwijayaPost/

Sumur Minyak Ilegal di Babat Toman Meledak, Jilatan Api Mencapai Puluhan Meter

Ledakan yang terjadi membuat masyarakat berlarian akibat ledakan dan api yang membumbung tinggi hingga puluhan meter.

Sumur Minyak Ilegal di Babat Toman Meledak, Jilatan Api Mencapai Puluhan Meter
IST
Sumur minyak di Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Muba, yang meledak Selasa (20/6), sekitar pukul 11.40WIB.

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- Kejadian sumur minyak ilegal kembali meledak. Kali ini kejadian sumur meledak terjadi di Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Muba, Selasa (20/6), sekitar pukul 11.40WIB.

Sumur minyak tersebut diduga milik Cantel (45) yang berada di areal seluas satu hektar. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan yang terjadi membuat masyarakat berlarian akibat ledakan dan api yang membumbung tinggi puluhan meter.

Pekerja yang berada di sekitar lokasi berupaya menyelamatkan diri dan bahu membahu melakukan penyemprotan air yang dicampur detergen. 

Setelah beberapa jam api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.20 WIB. Beruntung pada ledakan tersebut tidak ada korban jiwa atas terbakarnya lokasi pengeboran mnyak ilegal yang marak di Desa Sungai Angit itu.

"Kurang tahu mas api nya darimana,  tiba-tiba langsung meledak. Ledakannya terdengar sampai puluhan meter," kata Warga sekitar yang tidak ingin menyebutkan namanya.

Kapolres Muba, AKBP Rahmat Hakim Sik, mengatakan, pasca kebakaran tersebut kita telah melakukan penyelidikan terbakarnya lokasi pengeboran minyak ilegal itu.

Mulai dari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan pekerja serta saksi yang ada. 

“Pemilik lahan dan pengelola sumur tidak menutup kemungkinan akan kita tetapkan jadi tersangka," kata Rahmat Hakim.

Sebelumnya, Bupati Muba, Dodi Reza Alex, menegaskan, Pemerintah Kabupaten Muba berjanji menindak tegas pelaku pengeboran dan penyulingan minyak ilegal itu. Tindakan tegas itu, beruapa pemberdayaan pekerja dan masyarakat yang ada.

"Penambangan minyak ini merupakan usaha masyarakat, jadi untuk melakukan penertiban dan lainnya akan dipikirkan. Selain itu kita tengah mempersiapkan BUMD terkait minyak ini, siapa tahu bisa dikelola dan tentunya akan dipikirkan," jelasnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help