SriwijayaPost/

Ruas Jalan Lintas Tengah OKU Timur Mulai Dipadati Pemudik

Ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera di Kabupaten OKU Timur mulai dipadati pemudik pada Selasa (20/6.

Ruas Jalan Lintas Tengah OKU Timur Mulai Dipadati Pemudik
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera (Jalinteng) yang mulai dipadati oleh pemudik 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera di Kabupaten OKU Timur mulai dipadati pemudik pada Selasa (20/6) H-5 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Berdasarkan pengamatan dilapangan, arus mudik yang melintasi ruas Jalinteng OKU Timur mengalami peningkatan hingga 50 persen dari hari-hari sebelumnya. Meski demikian tidak ada kendala bagi pemudik selama perjalanan karena seluruh rute di Jalinteng OKU Timur dipastikan aman dari kemacetan. Selain itu, pemudik juga merasakan lebih aman karena disepanjang ruas jalan tersebut selain terdapat pos pengamanan polisi, juga terdapat rest area yang dibangun oleh masyarakat.

"Kalau untuk macet dipastikan tidak karena di ruas Jalinteng OKU Timur ini tidak ada pasar tumpah. Namun yang dikhawatirkan adanya kerusakan ruas jalan. Ada di sejumlah titik kerusakannya cukup parah dengan lubang yang cukup dalam. Jika tidak berhati-hati tentu saja bisa membahayakan," ungkap Ningsih (24) IRT asal Desa Kotabaru ketika diwawancarai.

Menurut Ningsih, ruas Jalinteng OKU Timur biasanya akan ramai dilalui oleh pemudik saat malam hariu mulai dari pukukl 10.00 hingga menjelang subuh mengingat pemudik banyak yang menggunakan penyeberangan kapal Feri Merak-Bakauheni sore hari.

“Dari tahun-tahun sebelumnya, Jalinteng selalu ramai saat malam hari. Biasanya puncak kendaraan mudik pada H-1. Namun untuk tahun ini belum bisa dipastikan apakah ada peningkatan arus mudik dari tahun sebelumnya,” katanya.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemudik pasukan gabungan dari TNI, Polri Dishub, Pol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka dan peserta lainnya digelar Operasi Ramadniya Musi 2017 yang dibentuk dan diseragamkan adalam apel pasukan Senin (19/6) kemarin.

Tim gabungan operasi Ramadniya tersebut saat ini mulai menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo diantaranya menjaga stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, dan keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

 “Kita melibatkan 187.012 personil dari kepolisian dibantu stakeholders terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun pemudik,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help