SriwijayaPost/

Perampok Tewas Tertembak Rekan Sendiri Saat Merampok di Pulokerto Gandus

Kemudian terdengar suara tembakan sebanyak 10 kali dan diduga mengenai Arifin, rekannya sendiri hingga tewas.

Perampok Tewas Tertembak Rekan Sendiri Saat Merampok di Pulokerto Gandus
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Jenazah perampok di Pulokerto Gandus saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Salah satu dari gerombolan perampok, yang diketahui bernama Ar, tewas tertembak oleh rekannya sendiri, saat beraksi di rumah Alamsyah (61) di Jalan Pulokerto Rt23/Rw04, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Selasa (20/6) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Dari tubuhnya tidak ditemukan identitas apapun, tapi selain bekas luka tembak terdapat juga bekas luka dari benda tumpul.

Dari data yang dihimpun Sripo, pada saat kejadian korban Alamsyah sedang menonton televisi di ruang tamu. Kemudian, dia melihat pintu rumahnya telah didobrak oleh tiga orang laki-laki yang tidak dikenal.

Diduga mereka bermaksud hendak melakukan tindak kriminal, perampokan.

Selanjutnnya, spontan Alamsyah melakukan perlawanan hingga terjadi pergulatan dengan salah seorang pelaku.

Saat itu, pria yang bekerja sebagai petani itu sempat berteriak minta tolong hingga terdengarlah oleh anaknya, Indawan (32) yang berada di kamar.

Melihat ayahnya sedang bergulat dengan perampok, Indawan berusaha membantu. Namun justru ia jadi sasaran kekerasan oleh pelaku lainnya, hingga mengalami luka di kepala dan tangan, begitupun dengan ayahnya menderita luka bacok di tempat yang sama.

Di tengah perlawanan dari bapak anak itu, diantara ketiga pelaku perampok ada yang mengeluarkan senpi. Tak lama kemudian terdengar suara tembakan sebanyak 10 kali dan diduga mengenai Arifin, rekannya sendiri hingga tewas.

Mendengar suara tembakan tersebut warga pun langsung berdatangan dan membantu korban. Saat warga mulai ramai, para pelaku tersebut langsung lari meninggalkan rumah korban.

Kapolsek Gandus, AKP Aidil Fitri SH mengatakan pelaku aksi perampokan kemarin, diduga berjumlah tujuh orang dan satu diantaranya meninggal dunia.

Dari jasadnya tidak ditemukan identitas apapun, tapi pihaknya sudah mendapatkan informasi kalau yang bersangkutan merupakan warga 2 Ulu, Seberang Ulu 1 Palembang.

"Kita sudah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Jasad pelaku curat yang tertembak pun sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," jelasnya.

Dikatakan, dari lokasi juga pihaknya mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya, 2 bua handphone nokia, 1 buah lakban yang masih utuh, 1 buah tali rapia, satu batang kayu balok, sepasang sepatu yang diduga milik pelaku dan 1 buah dompet warna hitam berisi uang Rp.154.000. Kemudian, 1 buah tas sandang kecil warna hitam, 2 proyektil yang sudah terpakai dan 1 buah peluru yang masih aktif kaliber 32.

"Dalam perkara ini belum ada kerugian material yang dialami korban, tapi kita akan tetap melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang belum tertangkap," tegasnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help