SriwijayaPost/

Karena Masih Dibawah Umur, Amanda Harus Perjuangkan Cintanya Hingga ke Pengadilan

Menurut Ima, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya dia merelakan puterinya menikah di usia dini.

Karena Masih Dibawah Umur, Amanda Harus Perjuangkan Cintanya Hingga ke Pengadilan
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Foto pernikahan Amanda Safitri dan Muhammad Ardiansyah 

SRIPOKU.COM,BATURAJA -- Perjuangan Amanda Savitri (14,5) untuk meresmikan hubungan cintanya ke jenjang pernikahan ternyata cukup berat.

Bahkan Amanda harus rela bolak balik menghadiri sidang isbat di Pengadilan Agama Baturaja lantaran mempelai wanita masih dibawah umur.

Seperti dituturkan Amanda yang didampingi Ima (ibunda tercinta) kepada awak media Selasa (20/6/2017). Amanda ditemui di rumahnya di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan.

Menurut penuturan Ima, sebelum puterinya menikah dengan Muhammad Ardiyansyah (bukan Gaston—Red) . Saat akan menikah Umur Amanda belum genap 15 tahun.

Padahal umur orang yang akan kawin, di dalam ketentuan Pasal 7 ayat (1) UUP disebutkan bahwa Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun.

Diakui Ima, untuk mempelai laki-laki sudah berusia 20 tahun namun mempelai perempaun belum genap 15 tahun.

Karena calon mempelai wanitanya masih dibawah umur, maka kedua orang tua laki-laki maupun kedua orang tua perempuan harus meminta dispensasi kepada Pengadilan Agama.

“Kami sidang di PA sampai 3 kali, dan setelah keluar keputusan Amanda juga harus menunggu 2 minggu lagi baru bisa menikah,” terang Ima seraya menunjukan surat izin nikah yang diberikan PA kepada Amanda dan Ardi.

Surat rekeomndasi izin menikah melalui Penetapan Pengadilan Agama Nomor 0022/Pdt.P/3017/PA BTA tanggal 17 April 2017.

Dengan hakim Ketua Drs HM Tawar Gr SH MH, Drs H Shalahuddin Haji Abbas MH serta Syarifah Aini SAg SHI menetapkan memberikan izin dispensasi nikah kepada Amanda Safitri dan Muhammad Ardiyansyah.

Halaman
123
Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help