SriwijayaPost/

Penumpang Keluhkan Kenaikan Tarif Ongkos Angkutan Pedesaan

"Kalau dengan angkutan saya harga masih seperti biasa, tidak ada kenaikan, kecuali kalau BBM naik, sekarang kan bahan bakar tersebut normal,"ucapnya.

Penumpang Keluhkan Kenaikan Tarif Ongkos Angkutan Pedesaan
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Penumpang angkutan umum pedesaan keluhkan kenaikan tarif ongkos yang dikenakan sopir tanpa sepengetauan pihak berwenang. Sejumlah penumpang berusaha naik angkutan umum, jurusan Muaradua OKU Timur, Senin (19/6/207). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA-- Penumpang Angkutan Desa (Angdes) Keluhkan tingginya kenaikan biaya ongkos, Senin (19/6).

Mendekati hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah, arus mudik mulai memadati setiap angkutan umum, akan tetap kenaikan harga yang terlalu drastis bukan kabar baik. bahkan kenaikan harga dikeluhkan para penumpang.

"Biasanya ongkos dari desa saya Desa Kemu ke Muaradua hanya Rp 20.000 sekarang naik secara derastis jadi Rp 40.000" ujar Rudi, salah seorang penumpang dari Kemu Kecamatan Pulau Beringin.

Menurutnya, kalau lagi suasana idul fitri harga ongkos angkutan umum kendaraan naik, akan tetapi dengan harga BBM yang tidak berubah (stabil) tidak semestinya naik dengan sangat drastis.

"Kalau mau yang sewajarnya saja, jangan sampai dua kali lipat atau mencapai 100 persen dari biasanya,"keluh rudi.

Ketika di konfirmasi pada salah seorang sopir Bayu, (Nama samaran) angkutan (Angdes) yang sama, tidak semuanya mobil angkutan umum desa dengan tarif seperti itu, apalagi dengan kondisi BBM yang Normal ucapnya.

"Kalau dengan angkutan saya harga masih seperti biasa, tidak ada kenaikan, kecuali kalau BBM naik, sekarang kan bahan bakar tersebut normal,"ucapnya ketika di konfirmasi melalui telepon.

Pantau di lapangan dalam daftar tarif yang ditempel pada mobil angkutan umum desa tidak terlihat Stempel ataupun tanda tangan yang bertanggung jawab atas kenaikan tarif tersebut.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help