SriwijayaPost/

Cuma 30 Menit, Ratusan Paket Sembako Murah PKK Muaraenim Ludes Dibeli Warga

Ratusan sembako yang disiapkan oleh TP PKK Muaraenim dan instansi terkait habis ludes dibeli masyarakat.

Cuma 30 Menit, Ratusan Paket Sembako Murah PKK Muaraenim Ludes Dibeli Warga
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak puluhan masyarakat yang didominasi kaum hawa menyerbu pasar murah yang digelar oleh TP PKK Muaraenim di stand Disperindag Muaraenim, di lapangan Merdeka Muaraenim, Senin (19/6). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Tidak harus menunggu lama, hanya memerlukan waktu 30 menit ratusan sembako yang disiapkan oleh TP PKK Muaraenim dan instansi terkait habis ludes dibeli masyarakat, yang digelar dalam Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, dilapangan Merdeka Muaraenim, Senin (19/6/2017).

Dari pengamatan dan informasi dilapangan, Pasar Murah yang diprakarsai oleh TP PKK Kabupaten Muaraenim tersebut, diikuti oleh beberapa organisasi seperti Bhayangkari, IWAPI Muaraenim, Disperindag Muaraenim dan stake holder, semenjak dibuka langsung diserbu masyarakat yang didominasi oleh kaum hawa.

Awalnya berjalan lancar, namun melihat stok sembako semakin sedikit masyarakat yang takut tidak kebagian nekat merengsek maju berebutan sehingga sempat membuat petugas Disperindag kewalahan.

Pasalnya harga yang dijual di pasar murah memang lebih murah 20-50 persen dari harga di pasaran seperti beras, minyak, telur, gula, susu hingga pakaian.

"Coba pasar murah ini, digelar setiap hari Ramadhan sampai lebaran. Ini sangat membantu masyarakat terutama yang kurang mampu," ujar Misna (55) warga Muaraenim yang sehari-hari sebagai tukang cuci pakaian ini.

Menurut Ketua PKK Kabupaten Muaraenim Dr Hj Shinta Paramitha Sari SH MHum, kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat terutama yang kurang mampu.

Dalam kegiatan ini, pihaknya menjual barang sembako dan pakaian yang harganya memang lebih murah dari harga pasaran dengan kisaran 20-50 persen.

"Kegiatan ini cuma sehari. Mudah-mudahan jika ada rezeki kedepan akan kita perbanyak sembakonya," ujar Shinta yang merupakan istri Bupati Muaraenim ini.

Sementara itu Bupati Muaraenim Ir H Muzakir, kegiatan operasi pasar ini merupakan gerakan stabilisasi pangan untuk masyarakat.

Supaya masyarakat dapat merasakan harga jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar tradisional atau swalayan pada umumnya, sehingga mereka bisa ikut berlebaran dengan keluarganya.

Sembako dan pakaian ini, ada sebagian yang merupakan patungan para ibu-ibu PKK dan Bhayangkari serta IWAPI Muaraenim, sebagian juga ada yang berasal dari Disperindag Muaraenim.

"Jumlahnya kurang tahu yang pasti cukup banyak sebab ini gabungan," ujar Muzakir.

Ketika ditanya dengan antusiasnya masyarakat yang membeli, Muzakir mengatakan bahwa ini membuktikan jika masyarakat benar-benar sangat membutuhkan sembako yang murah dalam kondisi sulit saat ini.

Dan operasi pasar murah ini, sangat tepat momentnya untuk membantu masyarakat kurang mampu bisa berlebaran dengan keluarganya pada hari raya Idul Fitri nanti.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help