Mudik Lebaran

Awas Pemudik, Jalur Muaraenim - Simpang Meo Rawan Lonsor

Sedikitnya, ada lima tempat yang harus diwaspadai para pemudik ketika melintasi ruas jalan tersebut, sebab selain berbahaya juga sering menimbulkan ke

Awas Pemudik, Jalur Muaraenim - Simpang Meo Rawan Lonsor
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak beberapa ruas jalan yang longsor di ruas jalan Muaraenim - Simpang Meo, Minggu (18/6).

SRIPOKU.COM, MUARAENIM--Dalam wilayah Polres Muaraenim, jalur yang paling rawan longsor adalah jalur Muaraenim - Simpang Meo.

Sedikitnya, ada lima tempat yang harus diwaspadai para pemudik ketika melintasi ruas jalan tersebut, sebab selain berbahaya juga sering menimbulkan kemacetan, Minggu (18/6/2017).

"Disitu, selain rawan longsor, juga jalannya sempit dan topografinya berbukit-bukit. Belum lagi jika ada pasar tumpah sering macet," ujar Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kasatlantas AKP Adik Listyono.

Menurut Adik bahwa ada lima lokasi jalan longsor di ruas jalan Muaraenim - Simpang Meo sepanjang 60 km tersebut yakni di Desa Karang Raja Kecamatan Muaraenim, kondisi jalan longsor sedalam 12 meter dengan panjang sisi 15 meter.

Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul, kondisi jalan longsor sedalam 15 meter dengan panjang sisi 25 meter.

Desa Sugih Waras Kecamatan Tanjung Agung, kondisi jalan longsor sedalam 22 meter dengan panjang sisi longsor 30 meter.

Desa Pandan Enim Kecamatan Tanjung Agung, kondisi jalan longsor sedalam 17 meter dengan panjang sisi longsor 25 meter.

Desa Lebak Budi Kecamatan Tanjung Agung, kondisi jalan longsor sedalam 10 meter dengan panjang sisi longsor 20 meter.

Selain itu, ada juga yang rawan longsor di ruas jalan Muaraenim - Rambang Dangku sepanjang 90 km yakni di Desa Ujan Mas Kecamatan Ujan Mas kondisi jalan longsor pada sisi kanan dan sedang dalam perbaikan.

Sedangkan untuk jalan yang rusak, kata Kasatlantas, diruas jalan Prabumulih - Lubay yakni di Desa Suka Merindu Kecamatan Lubay, kondisi jalan rusak dengan kedalaman 5-10 cm dan diameter sekitar tiga meter yang masih dalam tahap perbaikan.

Halaman
123
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved