SriwijayaPost/

Semen Baturaja Teken Perjanjian Pembiayaan Distributor dan Supplier dengan 4 BUMN

Penandatanganan dari pihak Semen Baturaja dilakukan langsung oleh Direktur Utama, Rahmad Pribadi di Kantor Kementerian BUMN

Semen Baturaja Teken Perjanjian Pembiayaan Distributor dan Supplier dengan 4 BUMN
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Rahmad Pribadi beserta jajaran direksi dan komisaris salam bersama Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direksi BNI, Bank Mandiri, BRI dan Jamkrindo usai menandatanganan perjanjian pembiayaan distributor dan supplier di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (15/6/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Semen Baturaja bersama empat BUMN yang terdiri dari BNI, Bank Mandiri, BRI dan Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menandatangani perjanjian kerjasama pembiayaan untuk distributor dan supplier.

Penandatanganan dari pihak Semen Baturaja dilakukan langsung oleh Direktur Utama, Rahmad Pribadi di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (15/6/2017).

"Pembiayaan distributor yang dikemas dengan program Distributor Financing merupakan fasilitas yang diberikan oleh bank yang akan memberikan kemudahan bagi distributor Semen Baturaja dalam melakukan penebusan semen dengan tenor dan tingkat bunga yang kompetitif," ungkap Sekretaris Perusahaan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Zulfikri Subli.

Direktur Utama, Rahmad Pribadi menjelaskan, penjaminan distribusi semen dilakukan oleh Jamkrindo jika terjadi gagal bayar oleh distributor pada saat faktur jatuh tempo.

Jangka waktu penjaminan yang berlaku adalah 30-90 hari dengan premi asuransi 1,65 persen.

Coverage Ratio yang berlaku adalah 90 persen dari total tagihan.

"Kami mendukung Asian Games dan menjamin kebutuhan semen pembangunan LRT di Sumsel. Hari ini kami bangga dan berterima kasih didukung 3 bank dan Jamkrindo," kata Rahmad Pribadi.

Dalam hal pembiayaan pemasok atau Supply Chain Financing, Semen Baturaja bekerjasama dengan BNI, Bank Mandiri dan BRI.

Program pembiayaan pemasok ini diharapkan dapat meningkatkan perputaran arus kas sehingga permodalan pemasok Semen Baturaja menjadi lebih kuat.

Kedepan, Semen Baturaja menargetkan peningkatan volume penjualan semen seiring dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II yang memiliki kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton semen per tahun.

Kapasitas produksi semen Perseroan saat ini telah mencapai 3,85 juta ton semen per tahun sehingga diharapkan dengan sinergi BUMN melalui program kerjasama pembiayaan ini dapat mendukung ekspansi pasar yang dilakukan perseroan.

"Yakin mengubah tantangan ini menjadi peluang," ujarnya.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu PT Semen Baturaja.

"Industri tidak bisa hidup disokong keuangan dan pasar yang jelas. Terima kasih BNI, Mandiri, BRI, Jamkrindo sudah bantu Semen Baturaja," kata Fajar Harry Sampurno.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help