SriwijayaPost/

Meski Sudah Dikenal Wisatawan, Raja Ampat Tetap Berpromosi

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat berusaha meningkatkan infrastruktur pendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut. Bupati Raja Am

Meski Sudah Dikenal Wisatawan, Raja Ampat Tetap Berpromosi
Kompas.com/Silvita Agmasari
Tugu Kemaluan di Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat. 

SRIPOKU.COM - MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat berusaha meningkatkan infrastruktur pendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut.

Berita Lainnya:
Ini Sejarah Nama Raja Ampat

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati di Manokwari, Minggu (11/6/2017), mengatakan selain bandar udara, infrastruktur yang saat ini terus di perbaiki, yakni jalan menuju tempat wisata. Ia ingin para wisatawan nyaman saat berkunjung ke Raja Ampat.

"Pariwisata kalau tidak diimbangi dengan fasilitas pendukung yang nyaman, termasuk faktor keamanan bisa-bisa orang kapok begitu datang ke Raja Ampat. Kami tidak mau seperti itu," kata Umlati.

Jalan darat dan pengembangan Bandara Waisai menjadi prioritas pemerintah Raja Ampat saat ini. Ia ingin, pemerintah daerah lebih mandiri dalam mengelola pariwisata di daerah tersebut.

KOMPAS.com/FIDEL ALI Pengunjung Festival Kuliner dan HUT ke-14 Raja Ampat saat mencoba membuat batik khas Raja Ampat.

Ia meyakini, pariwisata menjadi ssektor unggulan dalam membangun daerah. Perhatian pemerintah pusat cukup besar untuk Raja Ampat dan ia tak mau hal itu sia-sia.

Terkait pengembangan bandara, pemerintah pusat serta Provinsi Papua Barat terus mendukung dalam bentuk program. Kendala yang terjadi saat ini masalah status kawasan.

Pengembangan bandara tersebut, menurut Umlati, terbentuk dengan status kawasan yang sebagian besar wilayah di daerah ini merupakan kawasan hutan konservasi.

"Ini masalah regulasi, bahwa 98 persen daerah Raja Ampat merupakan kawasan konservasi. Perlu campur tangan pusat untuk mengubah sebagian status kawasan tersebut, sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bandara," ujarnya.

Selain memacu infrastruktur, Pemkab Raja Ampat terus meningkatkan upaya promosi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

KOMPAS.com/FIDEL ALI Cacing laut khas Raja Ampat, Papua Barat, saat sudah diolah (kiri dan kanan piring), dan yang belum diolah (tengah).

"Raja Ampat sudah dikenal, namun upaya promosi harus terus dilakukan. Masih banyak potensi wisata yang belum diketahui wisatawan," katanya.

Selain wisata bahari, tambah Umlati, Raja Ampat memiliki objek wisata lain seperti danau ubur-ubur serta wisata burung. Di daerah kepulauan ini, terdapat banyak buruk endemik Papua yang tidak bisa didapati di daerah lain.

Sumber: http://www.antaranews.com/

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs http://travel.kompas.com/ dengan Judul:
Meski Sudah Dikenal Turis, Raja Ampat Tetap Berpromosi

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help