H-10 dan H+7 Idul Fitri Seluruh Truk Batubara Dilarang Melintas

H-10 dan H+15, seluruh angkutan batubara yang yang biasa melewati jalan lintas sumatera (jalinsum) akan dilarang.

H-10 dan H+7 Idul Fitri Seluruh Truk Batubara Dilarang Melintas
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Angkutan batubara saat melintas di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Kecamatan Merapi. 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Untuk kelancaran arus lalulintas jelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 H, tepatnya H-10 dan H+15, seluruh angkutan batubara yang yang biasa melewati jalan lintas sumatera (jalinsum) akan dilarang.

Pasalnya, angkutan batubara bisa menganggu ramainya arus mudik dan arus balik lebaran.

Hal tersebut seperti ditegaskan, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Lahat, HM Eduar Kohar SE MM. Dikatakan Eduar, pelarangan tersebut bertujuan untuk memperlancar pemudik ketika melintas.

"Baik tranportir maupun pemilik kendaraan angkutan batubara, sesuai dengan kesepakatan yakni, H-10 dan H+15, sama sekali dilarang melintas," tegas Eduar.

Selain itu, diterangkannya di dua titik yaitu di Desa Saung Naga, Kecamatan Kikim Barat dan Balai Uji KIR di Desa Manggul, Lahat didirikan pos terpadu, untuk memantau arus pemudik maupun kendaraan yang hilir mudik.

"Dua pos ini, akan bekerja memonitoring jumlah kendaraan yang melintasi Kabupaten Lahat, selain itu, agar arus mudik tahun ini benar-benar berjalan lancar," kata Eduar.

Ditambahkanya, jajarannya juga akan bekerjasama dengan instansi terkait, seperti, Dinas Kesehatan (Dinkes), BPBD, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perdagangan, Orari, RAPI, Subdenpom, Satlantas, Polres Lahat, Dinas Sosial dan lain sebagainya.

"Disamping itu juga, di pos terpadu juga kita menyiapkan lokasi rest area (tempat istirahat, red), sekedar melepas penat, tempat tidur, dapur umum, pengecekan kendaraan, sehingga tidak ada masalah pada mobil yang mudik," tukasnya.

Sementara itu, Kadinkes Lahat, dr H Rasyidi Amri MT MKM menuturkan, pihaknya juga akan menyiapkan puskesmas yang memang dilintasi jalinsum, dengan standby 24 jam, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik.

"Puskesmas yang menjadi titik-titik perlintasan jalinsum akan disiapkan termasuk juga petugas medis,"ujarnya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help