SriwijayaPost/

Debu Masih "Menghantui" Ruas Tol Brebes Timur hingga Weleri

Keberadaan jalan tol darurat di Jawa Tengah yang akan dibuka selama musim mudik Lebaran 2017, diyakini mengurangi tingkat kemacetan cukup signifikan.

Debu Masih
Okezone Ekonomi
Tol Batang-Semarang. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Keberadaan jalan tol darurat di Jawa Tengah yang akan dibuka selama musim mudik Lebaran 2017, diyakini mengurangi tingkat kemacetan cukup signifikan.

Berita Lainnya:  3 Titik Kemacetan Mudik Pantauan Kapolri

Kendati demikian, belum rampungnya proses pengerjaan tol diperkirakan masih menyisakan persoalan, salah utamanya debu.

Ruas tol darurat yang akan dibuka sepanjang 110 kilometer ini terbentang mulai dari Brebes Timur hingga Weleri.

Diharapkan, ruas Brebes Timur-Weleri dapat memecah arus kemacetan yang mahfum terjadi di sepanjang jalur Pantai Utara, mulai dari Tegal, Pemalang, Pekalongan, hingga Batang.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis, ruas tol tersebut akan memecah konsentrasi kemacetan.

Terlebih, pada tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan mencapai lima persen untuk roda empat, dan sepuluh persen untuk roda dua.

"Diperkirakan 40 persen (kendaraan) masuk ke tol," kata Basuki saat meninjau Gerbang Tol Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (11/6/2017).

Secara umum, ruas tol Brebes Timur-Weleri telah dilapisi lean concrete atau beton tipis, setebal 10 sentimeter.

Lebar jalan yang disiapkan yaitu tujuh meter atau dapat memuat dua kendaraan roda empat bila berjalan bersamaan.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help