SriwijayaPost/
Home »

Pali

Kecuali Truk Sembako, Truk Lain Tak Boleh Lewat Jalan Ini pada H-7 Idul Fitri

Dishub PALI melarang truk batubara maupun mobil truk muatan di atas 8 ton melintas di Daerah Otonomi Baru mulai H-7 Idul Fitri.

Kecuali Truk Sembako, Truk Lain Tak Boleh Lewat Jalan Ini pada H-7 Idul Fitri
TRIBUN SUMSEL/ARI WIBOWO
Kepala Dishub PALI, Sunardin SH. 

SRIPOKU.COM, PALI - Untuk memperlancar arus mudik di wilayah Bumi Serepat Serasan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten PALI, melarang truk batubara maupun mobil truk muatan di atas 8 ton melintas di Daerah Otonomi Baru (DOB) mulai H-7 Idul Fitri.

Informasi itu, disampaikan langsung kepala Dishub PALI, Sunardin SH di pekan ke dua bulan Ramadan.

Menurutnya, larangan tersebut sudah disampaikan kepada semua perusahaan, yang melintas di jalan umum PALI, dengan kendaraan bertonase berat diantaranya alat berat Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, perusahaan angkutan batubara perkebunan kelapa sawit dan lainnya.

"Kita sudah edarkan surat pemberitahuan larangan kendaraan bertonase berat melintas di jalan umum khususnya di PALI di H-7 lebaran," kata Sunardin, Minggu(11/6/2017).

Ia mengatakan, larangan itu untuk kenyamanan para pemudik, baik yang datang dari PALI maupun sebaliknya.
Dia juga menegaskan jika ada yang melanggar, Dishub PALI tidak segan-segan akan menindak tegas bagi siapa saja yang tidak mengindahkan surat edaran berlaku secara nasional itu.

"Kita akan tindak tegas bagi siapa saja yang masih beroperasi (truk bertonase berat) pada tanggal yang sudah ditetapkan dalam surat edaran diberlakukan, terkecuali angkutan pembawa Sembako ataupun kebutuhan pokok lainnya," katanya.

Masih kata Sunardin, selain tidak beroperasi H-7 Lebaran, truk bertonase berat juga dilarang melintas H+7 Lebaran.

"7 hari sebelum Lebaran dan 7 hari sesudah Lebaran atau 14 hari truk batubara dilarang melintasi di jalan umum," jelas Sunardin.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help