SriwijayaPost/

Para Tentara Ini Tertawa di Pantai, Namun Sedetik Kemudian Begini Nasib Mereka, Sungguh Tragis

awalnya masih sempat terpotret memancarkan wajah kebahagiaan, saat mereka tengah bersenang-senang di pantai.

Para Tentara Ini Tertawa di Pantai, Namun Sedetik Kemudian Begini Nasib Mereka, Sungguh Tragis
Istimewa
Para tentara di Peru. 4 tewas diseret ombak | EPA via dailymail.co.uk 

SRIPOKU.COM-Siapa pun dan dimanapun, tidak ada yang tahu kapan datangnya maut. Sebab menjadi misteri dari sang pencipta untuk kita umatnya.

Begitu juga dengan yang terjadi di Peru ini.

Sejumlah tentara Peru, awalnya masih sempat terpotret memancarkan wajah kebahagiaan, saat mereka tengah bersenang-senang di pantai.

Tapi, mereka tak sadar, beberapa detik setelahnya, terjadi petaka.

Ombak menggulung mereka.

Empat orang dari mereka tewas terseret ombak.

Foto itu diambil setelah para tentara dari batalion 511 diberi waktu bersenang-senang, Jumat (2/6/2017).

https://s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/fileassetsgrid/assets/media/article_image/cover/original/17138-tragis-setelah-tertawa-lepas-para-tentara-di-foto-ini-alami-petaka-mengerikan.jpg

Seperti diketahui,  mereka baru saja berlatih fisik di tepian pantai di kota Lima.

Dilansir oleh media setempat, El Peruano, ombak kemudian menggulung para tentara itu.

Dua prajurit, seorang kopral, dan seorang sersan, tewas di insiden itu.

Tim SAR telah mengerahkan helikopter dan 3 jet ski, tapi tak bisa menyelamatkan nyawa para korban.

Sebanyak 5 tentara lainnya selamat, meski masih menjalani perawatan di rumah sakit.

President Peru, Pedro Pablo Kuczynski, menyatakan duka cita mendalam atas tragedi ini.

Menteri Pertahanan Peru, Jorge Nieto, mengaku telah memecat komandan dan mayor yang bertangungjawab memimpin batalion tersebut.

Acara berenang di pantai memang seharusnya tidak ada dalam agenda resmi latihan.

Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help