Perjuangkan Hak Suku Anak Dalam, Ramlan Siap Pasang Badan Kawal Perintah Cak Imin

"Kami siap mendampingi mereka yang tengah bersengketa dengan perusahaan sawit," ujar Ramlan.

Perjuangkan Hak Suku Anak Dalam, Ramlan Siap Pasang Badan Kawal Perintah Cak Imin
IST
Ketua DPW PKB Sumsel Drs Ramlan Holdan (kedua dari kanan) mendampingi Suku Anak Dalam bertemu Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar di sela-sela peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPP PKB di graha Gus Dur kantor DPP PKB, jalan Raden Saleh 9, Jakarta, Rabu (31/5/2017). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Ketua DPW PKB (Partai Kebangkitan Bangda) Sumsel Drs Ramlan Holdan menyatakan siap memperjuangkan hak-hak Suku Anak Dalam (SAD).

Pernyataan Ramlan yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sumsel setelah mendampingi Suku Anak Dalam Bertemu Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar di sela-sela peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPP PKB di graha Gus Dur kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh 9, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Ramlan siap pasang badan mengawal perintah Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (cak Imin) mengadvokasi tanah hak masyarakat Suku Anak Dalam.

Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar menerima Suku Anak Dalam di sela-sela peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPP PKB di graha Gus Dur kantor DPP PKB, jalan Raden Saleh 9, Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar menerima Suku Anak Dalam di sela-sela peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPP PKB di graha Gus Dur kantor DPP PKB, jalan Raden Saleh 9, Jakarta, Rabu (31/5/2017). (IST)

"Kami siap mendampingi mereka yang tengah bersengketa dengan perusahaan sawit," ujar Ramlan.

Menurut Ramlan, Suku Anak Dalam adalah bagian dari negara NKRI dan hak-haknya harus tetap diperjuangkan.

Dia mengetahui kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat dan informasi dari aktivis yang bergerak mengadvokasi permasalahan SAD khususnya di daerah Muratara.

Ramlan berharap bantuan dari para pengurus PKB khususnya di Sumsel agar turut mengadvokasi kasus tersebut.

Ia juga meminta keterlibatan para awak media agar turut serta mengawal pemberitaan kasus tersebut.

"Mari Kita selesaikan sama-sama. Dan media berkenan mendengarkan ini sehingga mendapat perhatian dari pemerintah," ujarnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved