SriwijayaPost/

Mata Kiri Pelajar Ini Buta Kena Lemparan Telur Saat Ulang Tahun. Begini Kondisi Terakhirnya

Yusuf mengalami kebutaan setelah mata bagian kirinya terkena lemparan telur oleh teman-temannya saat merayakan ulang tahunnya pada Januari 2017 lalu.

Mata Kiri Pelajar Ini Buta Kena Lemparan Telur Saat Ulang Tahun. Begini Kondisi Terakhirnya
KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah
Muhammad Yusuf Permana (19) mengalami kebutaan di mata bagian kirinya setelah terkena lemparan telur saat dirinya mendapat kejutan di hari ulang tahunnya, Januari 2017 lalu. 

SRIPOKU.COM, BOGOR - Kondisi Muhammad Yusuf Permana (19) perlahan mulai membaik.

Meski belum sepenuhnya sembuh, Yusuf mengaku sudah bisa melakukan aktivitasnya.

Yusuf mengalami kebutaan setelah mata bagian kirinya terkena lemparan telur oleh teman-temannya saat merayakan ulang tahunnya pada Januari 2017 lalu.

Kala itu, teman-teman Yusuf bermaksud memberikan kejutan di hari ulang tahunnya tepat tengah malam.
Namun tak disangka, kejutan itu berujung petaka bagi Yusuf.

Sebuah telur dilempar dan mendarat tepat di mata kiri Yusuf.

Muhammad Yusuf Permana (19) saat merapihkan dagangan sayur milik bibinya di rumahnya di Kampung Leuwi Jambe, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Muhammad Yusuf Permana (19) saat merapihkan dagangan sayur milik bibinya di rumahnya di Kampung Leuwi Jambe, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. (KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah)

Kejadian itu membuat Yusuf terpukul. Dia tak menyangka, kondisinya tak bisa melihat dengan normal.

Dokter menyarankan agar segera dilakukan operasi cangkok mata setelah kornea mata kirinya rusak akibat bakteri telur yang pecah di matanya itu.

"Sekarang aktivitas sudah normal, cuma kalau ngeliat kayak enggak biasa aja, kayak ada yang ganggu, gitu," ucap Yusuf kepada Kompas.com.

Muhammad Yusuf Permana (19) mengalami kebutaan di mata bagian kirinya setelah terkena lemparan telur saat dirinya mendapat kejutan di hari ulang tahunnya, Januari 2017 lalu.(KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah)

Anak keempat dari lima bersaudara ini menceritakan, awalnya dia tak mampu mengontrol emosinya.

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help