SriwijayaPost/

Apa Hukumnya Melakukan Hubungan Suami Istri Pada Siang Hari Saat Puasa

Bentuk kafarahnya adalah memerdekakan satu orang budak beriman. Jika tidak didapati, maka berpuasa dua bulan berturut-turut.

Apa Hukumnya Melakukan Hubungan Suami Istri Pada Siang Hari Saat Puasa
thinkstockphotos
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kurang dari sepekan umat muslim dunia akan menjalankan ibadah puasa.

Pada momen bulan yang suci itu, umat muslim berlomba lomba melaksanakan perintahNya.

Mulai dari yang wajib hingga yang sunat semua dikerjakan.

Tapi tak jarang ada pula yang lupa bahwa sedang melaksanakan ibadah puasa, tapi melakukan hal yang dilarang seperti berhubungan suami istri.

Bagaimana hukumnya dalam posisi berpuasa tapi melakukan hubungan suami istri pada siang hari ?

Dikutip dari muslim.or.id, mengatakan barangsiapa yang melakukan hubungan seks di siang hari Ramadhan secara sengaja di kemaluan, maka ia punya kewajiban menunaikan qadha' dan kafarah.

Bentuk kafarahnya adalah memerdekakan satu orang budak beriman.

Jika tidak didapati, maka berpuasa dua bulan berturut-turut.

Jika tidak mampu, maka memberi makan kepada 60 orang miskin yaitu sebesar satu mud.

Abu Syuja’ rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang melakukan hubungan seks di siang hari Ramadhan secara sengaja di kemaluan, maka ia punya kewajiban menunaikan qadha’ dan kafarah.Bentuk kafarah-nya adalah memerdekakan 1 orang budak beriman. Jika tidak didapati, maka berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu, maka memberi makan kepada 60 orang miskin yaitu sebesar 1 mud.”

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help