SriwijayaPost/

Bentar Lagi Ramadan, Sudah Siapkan Menu Takjil? Coba Olah Kolang Kaling Yuk

Kolang- kaling kerap disajikan untuk takjil saat berbuka puasa.Tapi, dalam keadaan segar, kolang-kaling tidak tahan disimpan lama.Daya tahan simpan

Bentar Lagi Ramadan, Sudah Siapkan Menu Takjil? Coba Olah Kolang Kaling Yuk
ARBAMEDIA
Buah kolang kaling 

SRIPOKU.COM– Kolang- kaling kerap disajikan untuk takjil saat berbuka puasa.

Tapi, dalam keadaan segar, kolang-kaling tidak tahan disimpan lama.

Daya tahan simpan kolang-kaling segar dapat diperpanjang dengan merendamnya di dalam air dan dengan mengganti air rendaman setiap 2 atau 3 hari sekali.

 Dengan cara sederhana ini, kolang-kaling dapat disimpan selama 2 minggu.

Setelah itu, kolang-kaling akan berasa asam, berlendir, dan mempunyai penampakan yang tidak menarik.

Kadar air yang tinggi dalam kolang-kaling dapat meningkatkan aktivitas bakteri, kapang, dan khamir.

Inilah yang mengakibatkan kolang-kaling menjadi mudah berbau asam, berlendir, serta berwarna putih kekuningan hingga cokelat.

Nah, bila kolang-kaling Anda setelah 2 minggu masih tetap keras dan kering, itu berarti kolang-kaling yang dibeli telah diberi tambahan bahan pengawet yang tidak seharusnya.

Baca: Ini yang Menyebabkan Putri Pingsan Dua Kali

Untuk memperpanjang daya awet kolang-kaling dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dibuat manisan, disimpan dingin dalam lemari es, direndam dalam larutan natrium benzoat 0,1 persen, dikalengkan dengan larutan gula, diolah menjadi kolang-kaling kering, atau dibuat menjadi tepung.

Halaman
123
Editor: pairat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help