SriwijayaPost/

Yansuri Rebut Senpira dari Tangan Nobi, Lalu Letuskan Tiga Kali Tembakan. Ini yang Terjadi Kemudian

Saat tiba di pinggir sungai dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Desa Noman Lama Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Nobi (35) langsung ditikam

Yansuri Rebut Senpira dari Tangan Nobi, Lalu Letuskan Tiga Kali Tembakan. Ini yang Terjadi Kemudian
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka Yansuri (kanan) diperiksa petugas di Mapolres Musirawas, Kamis (18/5/2017). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Saat tiba di pinggir sungai dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Desa Noman Lama Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Nobi (35) langsung ditikam dengan sebilah pisau oleh Yansuri (40), warga sedesanya, yang sudah menunggu di tempat itu.

Namun tikaman itu luput dan Nobi langsung mengeluarkan senjata api rakitan (senpira) yang dibawanya.

Melihat itu, Yansuri langsung merebut senpira yang dibawa Nobi.

Akibatnya, Nobi terjatuh dan senpira yang dipegangnya berhasil direbut oleh Yansuri.

Dengan senpira di tangannya, Yansuri kemudian menembak ke arah Nobi yang berusaha lari sebanyak tiga kali tembakan dan mengenai tubuh Nobi sehingga membuatnya terjatuh.

Setelah itu, Yansuri melemparkan senpira yang dipegangnya kearah kepala Nobi yang terkapar jatuh, lalu pergi meninggalkan tempat itu.

Akibat kejadian itu, Nobi mengalami luka tembak di beberapa bagian tubuhnya.

Yaitu satu lubang di bagian dada sebelah kiri tembus hingga ke pinggang, satu lubang di bagian wajah dan satu lubang di pundak kiri tembus ke bawah ketiak.

Nobi juga mengalami luka lecet di dengkul kaki kiri dan siku tangan kiri.

Luka tembak dibeberapa bagian tubuhnya ini mengakibatkan Nobi meninggal dunia, saat dibawa dalam perjalanan ke RSUD Muara Rupit.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help