SriwijayaPost/

Warga Sebut Waduk Ini Sebagai Waduk Mesum

lokasi itu tak hanya dijadikan para anak muda untuk nongkrong, tapi juga untuk melakukan perbuatan mesum.

Warga Sebut Waduk Ini Sebagai Waduk Mesum
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

SRIPOKU.COM, TANJUNG PRIOK - Sejumlah warga di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengaku resah karena banyaknya kawula muda yang kerap nongkrong di sekitaran bibir Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo.

Menurut warga yang tinggal di sekitar Waduk Sunter Utara, lokasi itu tak hanya dijadikan para anak muda untuk nongkrong, tapi juga untuk melakukan perbuatan mesum.

"Kalau malam? Ya kalau malam di sekitar sini ya gelap lah, mas. Mana ada lampu jalan. Jika ada, bisa kelihatan Waduk Sunter Utara-nya ya. Tapi kan ini enggak ada penerangan," ujar Herman (31), karyawan yang bekerja tak jauh dari Waduk Sunter Utara, Jumat (19/5/2017).

Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)
Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN) ()

"Makanya itu, bibir waduknya kan ada jalan tuh, biasanya pada nongkrong anak muda, pasangan semua. Dan pastinya ada saja lah yang lagi ciuman ya, dan yang mabuk-mabuk juga ada," ungkapnya.

Herman menambahkan, setiap pukul 19.00 WIB ia sering melihat anak muda datang ke Waduk Sunter Utara. Menurut Herman, anak-anak muda berpasangan itu hanya nongkrong dan bersenda gurau dengan teman-temannya.

"Ya kalau mereka yang berpasangan, pastinya mesra-mesraan duduk di motor berdua. Dekat sini kan ada warung tuh, nah mereka jajannya juga di situ. Malah mereka bawa kawanannya nongkrong bareng," tutur Herman.

Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)
Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN) ()

"Saya sering pulang malam dan melihat dari pukul 19.00 WIB hingga pukul 00.30 WIB, masih ada saja para pemuda nongkrong berpasang-pasangan. Lagi pula, ya di sini aman enggak ada Satpol PP. Makanya, mereka tenang-tenang saja mesum di pinggir waduk," sambungnya.

Fifi Anggraeni (38), warga sekitar Waduk Sunter Utara, mengaku sering melihat anak muda berkumpul di bibir Waduk Sunter Utara. Anak-anak muda sekitar umur 14-20 tahun itu, datang ke waduk sejak pukul 19.00 WIB.

"Datangnya mereka ya sekitaran habis azan magrib lah, jam 7, 8, 9. Dan makin lama bibir waduk sudah ramai anak muda semua. Di lingkungan Waduk Sunter Utara ini, setidaknya butuh penerangan. Gelap gulita sekali sekitar bibir waduk," tuturnya.

"Kadang saya kalau pagi, ada saja bungkusan plastik bekas minuman keras, dan sampah-sampah makanan ringan bekas para pemuda pasangan nongkrong. Takutnya, para pemuda ini berantem di sini, malah terganggu warganya," papar Fifi.

Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)
Waduk Sunter Utara, Jalan Danau Bismo, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN) ()

Pendapat yang sama dilontarkan Johan (33), juga warga sekitar waduk. Sesekali, ia menegur para pemuda yang berpacaran di bibir waduk.

"Ini waduk saya namakan waduk mesum, mas. Pemuda pasangan cewek cowok datang naik motor ya, nongkrong deh sampai malam hari. Suara motor mereka juga berisik, nyanyi pakai gejreng-gejreng gitar segala," bebernya.

"Pemabok semua yang nongkrong, ada teman wanitanya malah, kan bahaya. Mereka senang karena di sekitaran bibir waduk gelap gulita. Senanglah para pemuda itu nongkrong mesum di pinggir waduk. Tolong diterangin saja lah lingkungan di sini, kalau bisa dijaga," tambahnya. (*)

Editor: ewis herwis
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help