SriwijayaPost/

Wanita Tewas di Kamar Hotel, Pelaku Tersinggung Karena Ini!

Sebelum kejadian naas itu, keduanya bertemu di pertigaan jalan tak jauh dari rumah korban di Pemalang.

Wanita Tewas di Kamar Hotel, Pelaku Tersinggung Karena Ini!
net
ilustrasi 

Di dalam kamar, keduanya mengobrol hingga terjadi cek cok.

Slamet mengaku tidak ada niatan sama sekali untuk menggauli korban.

"Tidak tau tiba tiba dia marah. Bilang ini kok lama sekali, ternyata dia nunggu pelanggan."

"Saya emosi dimarahin dia, reflek mau saya tampar tapi dia mengelak. Disitu saya dikatain dan kemaluan saya ditendang," katanya.

Emosi diperlakukan seperti itu, Slamet lalu mencekik korban hingga mulut dan hidungnya mengeluarkan darah.

Dalam keadaan panik, Slamet mengaku sekali lagi mencekik dan memukul korban hingga korban meninggal dunia.

"Saya cekik lagi, lalu pukul kepalanya. Setelah itu celananya saya buka karena ada darah, saya cuci tangan terus tinggal pergi," katanya.

Slamet keluar dari hotel sekitar pukul 15.00 sambil membawa barang korban berupa sepeda motor, dompet dan handphone.

Slamet pergi ke rumah rekannya di Kabupaten Pekalongan.

Di rumah temannya, Slamet sempat mencuci sweaternya yang terkena darah korban.

Halaman
123
Editor: ewis herwis
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help