SriwijayaPost/

Pasar Kuliner di Kayuagung Ini Hanya Ada di Bulan Ramadan, khusus Jajanan Buka Puasa

"Dengan adanya pasar kuliner, masyarakat dapat memilih menu makanannya dengan beragam pilihan," tutur Sudiyanto.

Pasar Kuliner di Kayuagung Ini Hanya Ada di Bulan Ramadan, khusus Jajanan Buka Puasa
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Camat Kayuagung, Dedy Kurniawan SSTP MSi saat berdialog terkait taman kota Kayuagung akan disulap menjadi Taman Kota Pasar kuliner selama Ramadhan 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perdagangan, Kabupaten OKI, menyediakan pasar kuliner atau makanan untuk keperluan berbuka puasa selama Ramadan 1438 Hijriyah di taman Kota Kayuagung.

"Kita sudah sediakan ratusan petak kios tenda untuk berjualan bagi pedagang makan," kata Kepala Dinas Perdagangan OKI Sudiyanto Djakfar.

Mantan Kabag Humas OKI ini mengatakan, pasar kuliner mulai beroperasi pada awal bulan Ramadan..

Pihaknya akan menambah kios-kios apabila tempat yang disediakan tidak mencukupi.

"Melihat kondisi sebelumnya, peminat para pedagang yang akan berjualan selama Ramadhan cukup banyak, kalau tenda yang kita siapkan tidak mencukupi akan kita ditambah," ungkap Sudiyanto, Jumat (19/5/2017).

Demikian keberadaan pasar kuliner tentu akan membantu masyarakat mempersiapkan menu berbuka puasa, sebab masayarakat banyak yang tidak sempat menyiapkan menu berbuka, karena disibukkan oleh pekerjaan sehingga kurang memiliki waktu untuk memasak sendiri.

"Dengan adanya pasar kuliner, masyarakat dapat memilih menu makanannya dengan beragam pilihan," tutur Sudiyanto.

Ditambahkan Camat Kota Kayuagung, Dedy Kurniawan SSTP MSi, pihaknya akan memanfaatkan taman Kota Kayuagung ini untuk para pedagang dan penataannya diusahakan sebaik mungkin, di samping lokasi itu sebagai tempat wisata keluarga.

"Kita telah diskusi dengan 29 pedagang kuliner yang telah mendaftar, akhirnya kita sepakati diusahakan sebelum ramadhan mereka akan buka lapak kuliner terpusat di taman kota, dengan syarat tenda harus seragam, rapi, bersih dan terkoordinir oleh komunitas yang mereka bentuk sendiri," tutur Dedy.

Bahkan pihak kecamatan menyiapkan WIFI gratis, bagi para pengunjung, kami yakin pasar kuliner ini tertata dengan rapi.

"Kami siapkan wifi gratis, para pedagang bisa menjual berbagai menu makan untuk keperluan berbuka puasa, sementara untuk parkir Rp 1000 rupiah," tandas dipastikan aman. Mat Bodok

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help