SriwijayaPost/

Lagi-Lagi Persib Didenda Karena Ini

"Bahwa pada tanggal 7 Mei 2017, supporter PERSIB terbukti melakukan pelemparan botol, menyalakan flare dan petasan

Lagi-Lagi Persib Didenda Karena Ini
TRIBUN KALTIM/TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Bobotoh Persib - RatusanSuporter bobotoh pendukung Persib Bandung setia mendukung tim kesayangan di pada piala Presiden PBFC melawan Persib di Stadion Segiri Samarinda dilmulai, Minggu (20/9).Mereka berharap Persib kembali menjadi juara melalui turnamen Piala Presiden. 

SRIPOKU.COM, BANDUNG-Aturan ganda yang diterapkan pihak PSSI, terutama aturan bagi para penonton yang masuk ke stadion, kerap membuat klub-klub Liga I Indonesia kesulitan. Hal ini juga dialami Persib Bandung.

Karena ulah oknum suporternya, Persib kembali mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin PSSI. Kali ini denda sebesar Rp 30 juta harus dibayarkan Persib karena penyalaan flare dan petasan usai laga melawan Persipura Jayapura, Sabtu 7 Mei lalu di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Dalam sidang Komisi Disiplin 10 Mei lalu, yang dihadiri ketua Asep Edwin Firdaus dan wakil Umar Husin serta tiga anggotanya Dwi Irianto, Yusuf Bachtiar dan Eko Hendro disebutkan bahwa panpel Persib dijatuhkan hukuman atas Kasus Pelanggaran Disiplin terkait Tingkah Laku Buruk Suporter Persib.

"Bahwa pada tanggal 7 Mei 2017, supporter PERSIB terbukti melakukan pelemparan botol, menyalakan flare dan petasan ke dalam lapangan dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis surat komdis yang bernomor 011/L1/SK/KD-PSSI/V/2017.

Merujuk pada pasal 65 jo. pasal 66 ayat (1) Kode Disiplin PSSI, Persib pun didenda sebesar Rp 30 juta dan harus dibayarkan selambat-lambatnya 14 hari.

Sehubungan dengan denda yang diterima Persib untuk yang kedua kalinya ini, General LOC Persib, Budhi Bram Rachman meminta Bobotoh untuk selalu santun dan tidak mengulanginya. Sebab, denda akan berlipat jika pelanggaran berulang.

"Sebelumnya Persib dapat sanksi sebesar Rp 20 juta, sekarang kena lagi Rp 30 juta. Untuk kesekian kalinya saya mengimbau bobotoh untuk tetap santun dan mentaati peraturan di dalam dan di luar stadion. Karena jika ini terulang akan menjadi kerugian bagi tim dan juga bobotoh yang saat ini memiliki predikat supporter terbaik," kata Bram.

Dalam pertemuan itu, lanjut Bram, pihaknya menyampaikan berbagai keluhan dari masyarakat, terutama yang beredar di media sosial, bahkan keluhan tersebut sudah sampai kepada para pimpinan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

"Masyarakat sekitar Gedebage pun ingin membuktikan bahwa apa yang beredar di medsos tidak benar. Mereka mendukung Persib untuk tetap main di GBLA, karena itu jajaran manajemen menyetujui laga kandang Persib kembali digelar di GBLA," ucap Bram.

"Berkaitan dengan motor hilang, menurut pihak kepolisian tidak ada laporan kehilangan. Itu cuma ramai di medsos. Kami menyarankan jika memang ada kejadian lagi cepat laporkan ke keamanan terdekat agar cepat ditangani," kata Bram seperti dilansir dari situs resmi Persib Bandung, Jumat  (19/5).

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help