SriwijayaPost/

Kisah Karomahnya Menyebabkan Gula Merah Berubah Menjadi Kayu

Di Malaysia, dia menikah dan mendapat gelar Datuk, sehingga beliau terkenal dengan nama Datuk Aqil.

Kisah Karomahnya Menyebabkan Gula Merah Berubah Menjadi Kayu
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Peserta ziarah kubro saat menziarahi para habib di kawasan Gubah Duku, Jumat (19/5/2017) Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Haul dan Ziarah Kubro Ulama dan Auliya Palembang Darussalam sudah dimulai.

Hari pertama pelaksanaannya di lakukan di komplek pemakaman di kawasan Gubah Duku Kelurahaan 8 Ilir Kecamatan IT II Palembang, Jumat (19/5/2017).

Salah satu makam yang dikunjungi yakni makamnya Arif Billah Al Habib Aqil bin Muhammad bin Yahya. Dikutip dari web ziarahkubro.com,

Al-Habib Aqil bin Muhammad bin Yahya (Datuk Aqil) adalah seorang waliyullah yang banyak karomahnya.

Dilahirkan dan besar di Hadramaut, kemudian hijrah ke Palembang dan menetap di kota ini.

Sebelum ke Palembang, Habib Aqil singgah di Malaysia untuk beberapa tahun.

Di Malaysia, dia menikah dan mendapat gelar Datuk, sehingga beliau terkenal dengan nama Datuk Aqil.

Pada tahun 1306 Habib Aqil ke Palembang.

Dia tinggal di rumah Al-Habib Ahmad bin Syech bin Shahab selama lebih kurang 3 bulan.

Di Palembang beliau menikah dengan Syarifah Sidah binti Umar Al-Bar.

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help