SriwijayaPost/

Ketahui dan Segera Ditangani, Alergi Susu Sapi Pada Anak

Reaksi alergi dapat timbul berupa eksim pada kulit, mengi pada saluran napas, kolik, diare berdarah, hingga konstipasi.

Ketahui dan Segera Ditangani, Alergi Susu Sapi Pada Anak
mamiverse.com
Susu sapi. 

SRIPOKU.COM- MEDAN – World Allergy Organization menyatakan bahwa anak lebih berisiko mengalami alergi dibanding orang yang lebih tua. Angka prevalensinya pada anak sebesar 4 sampai 6 persen sementara pada orang dewasa hanya 1 hingga 3 persen.

Berita Lainnya:  Ini 4 Alergi Aneh dan Cara Mengatasinya

Lebih spesifik lagi, data dari Allergy dan Asthma Foundation of America menyatakan bahwa alergi protein susu sapi merupakan salah satu alergi makanan yang paling banyak terjadi pada anak-anak.

Studi di beberapa negara di dunia menunjukkan prevalensi alergi protein susu sapi pada anak-anak di tahun pertama kehidupannya sekitar 2 sampai 7,5 persen.

Prof Dr Budi Setiabudiawan, dr SpA(K) M.Kes menjelaskan, gejala akibat alergi susu sapi dapat menyerang sistem gastrointestinal (50 - 60 persen), kulit (50 - 60 persen), dan juga sistem pernapasan (20 - 30 persen).

Reaksi alergi dapat timbul berupa eksim pada kulit, mengi pada saluran napas, kolik, diare berdarah, hingga konstipasi.

"Jika tidak segera ditangani, keadaan ini dapat menganggu optimalisasi tumbuh kembang si kecil dan memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan di usia dewasanya,” kata Budi, Kamis (18/5/2017).

Konsultan alergi imunologi anak ini menjelaskan, anak bisa tumbuh menjadi pemilih atau picky eaters sehingga mempengaruhi berat badan idealnya dan juga pertumbuhan fisiknya.

Gangguan hormon akibat alergi juga berisiko memunculkan obesitas yang kalau tidak dikendalikan akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan diabetes di masa depannya.

"Alergi protein susu sapi relatif lebih sulit ditangani karena alergen tidak selalu berbentuk susu, melainkan berbagai makanan seperti cake, puding, sup, kue, dan makanan lain yang mengandung susu sapi. Kondisi ini memerlukan ketanggapan orangtua untuk mencermati kandungan dalam berbagai makanan dan menangani reaksi alergi dengan cepat," ujar Budi.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help