SriwijayaPost/

Dihantam Pick Up Saat Menyebrang, Begini Nasib Pria Pengendara Jupiter

Kecelakaan melibatkan kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter berplat BP 6483 T dengan unit mobil pick up berplat BM 8155 TI.

Dihantam Pick Up Saat Menyebrang, Begini Nasib Pria Pengendara Jupiter
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Sepeda motor Yamaha Jupiter berplat BP 6483 T tampak ringsek setelah ditabrak pick up berplat BM 8155 TI. 

SRIPOKU.COM, BINTAN – Hanya berselang beberapa jam setelah bus sekolah terbalik di simpang empat Tembeling Kamis (18/5/2017) pagi kemarin, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di lintas barat pada sore atau pukul 16.00 WIB.

Kecelakaan melibatkan kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter berplat BP 6483 T dengan unit mobil pick up berplat BM 8155 TI.

Pelaksana harian (Plh) Kasatlantas Polres Bintan Junaidi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, satu korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter, Ahat (63) mengalami kepala bocor, kaki dan tangan lecet.

Sedangkan pengemudi Pick Up, Nova Hartono (36) dilaporkan baik baik saja. "Dua kendaraan korban telah kami amankan,"kata Junaidi.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, kecelakaan bermula ketika Ahat, pengendara sepeda motor Jupiter memutuskan menyeberangi jalan.

Saat kendaraannya berada di tengah jalan, muncul pick up melaju kencang dari arah Tanjungpinang ke arah Tanjunguban.

"Abang yang bawa sepeda motor Yamaha Jupiter waktu itu menyebrang, tiba-tiba di belakangnya datang mobil pick up laju sekali jalannya," tutur Hasrul, warga sekitar.

Yang terjadi kemudian, pick up ringsek terutama pada bumper pasca tubrukan. Sedangkan bodi sepeda motor rusak berat. Bagian depan hancur.

"Kalau dilihat dari kondisi, tabrakan cukup keras,"kata dia.

Plh Kasatlantas Polres Bintan Iptu Junaidi menghimbau para pengguna jalan lintas barat selalu berhati hati dalam berkendara.

Sebagai lintasan utama di Bintan, arus pergerakan kendaraan yang melalui lintas barat terpantau padat.

"Mobilitas berkendara di lintas barat tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijaksanaan pengendara untuk selalu berhati hati berkendara, dan sangat kami tekankan tetap selalu mematuhi peraturan berlalulintas yang ada,"himbau Junaidi. (*)

Editor: ewis herwis
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help