SriwijayaPost/

1.700 TKS di Pagaralam Direncanakan dapat BPJS Ketenagakerjaan

Setiap orang termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia wajib menjadi peserta program jaminan sosial.

1.700 TKS di Pagaralam Direncanakan dapat BPJS Ketenagakerjaan
n
BPJS Ketenagakerjaan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Untuk memberikan pemahaman pentingnya jaminan kesehatan terhadap keselamatan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan KCP Lahat menggelar sosialisasi mengenai manfaat menjadi peserta kesehatan transformasi dari jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah Djazuli sekaligus.

Wawako menyambut baik program BPJS Ketenagakerjaan, memenuhi amanat UU No 24 tahun 2011 pasal 14, setiap orang termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia wajib menjadi peserta program jaminan sosial.

Juga, Peraturan Presiden No 109 tahun 2013 bahwa pemberi kerja, penyelenggara negara wajib mendaftarkan para pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

"Sosialisasi ini dapat mendukung dan memfasilitasi program BPJS Ketenagakerjaan, dalam hal ini para tenaga kerja sukarela (TKS) dilingkungan Pemkot Pagaralam menjadi peserta," kata Wawako kepada Sripoku.com, Jumat (19/5/2017).

Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pagaralam, Isa Albasyarah melalui Sekretaris, Karudin mengatakan, TKS yang ada disejumlah SKPD di lingkungan Pemkot, ada sekitar 1.700 orang.

Terkait tenaga kerja sukarela yang ada menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, masih akan dipelajari terlebih dahulu.

"Jumlahnya akan kembali kita data. Sebab, di lapangan sendiri masih ada TKS tidak hanya belum memiliki SK dari kepala SKPD, bahkan ada yang menerima gaji setiap bulannya dengan nilai Rp500 ribu," ujar Karudin.

Pihaknya menyebutkan, tidak hanya itu, sistem pembayaran atau premi setiap bulannya apakah ditanggung Pemkot melalui APBD atau dari melalui anggaran masing-masing SKPD.

"Yang jelas akan kita pelajari dan akan kita sosialisasikan ke SKPD yang ada," katanya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help