SriwijayaPost/

117 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia Gabungan Tim Samsat Palembang

Adapun yang menjadi incaran razia ini adalah para pengendara yang memiliki tunggakan PKB, BBNKB kendaraannya.

117 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia Gabungan Tim Samsat Palembang
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Pengendara motor diperiksa surat kelengkapannya oleh petugas Razia Gabungan Tim Samsat di depan kantor Polsek Seberang Ulu I, Jumat (19/5/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sedikitnya tercatat 117 pelanggar terjaring Razia Gabungan Tim Samsat antara lain kepolisian, jasa raharja dan tim UPTB Bapenda Sumsel serta tim Bank SumselBabel.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Kabapenda) Provinsi Sumsel H Marwan Fansuri SSos MM melalui Kepala UPTB PLG II Herryandi Sinulingga AP mengatakan dalam upaya penertiban pajak kendaraan roda (R2) maupun roda empat (R4) Unit Pelaksana Teknis Badan Pendapatan Daerah (UPTB) Palembang II dengan Unit Polsek Seberang Ulu I Kertapati Palembang dan Jasa Raharja melaksanakan razia bersama, Jumat (19/5/2017).

Razia yang dilaksanakan di depan kantor Polsek Seberang Ulu I ini dipimpin langsung oleh M Sukardi Panit Lantas Polsek Seberang Ulu I.

Adapun yang menjadi incaran razia ini adalah para pengendara yang memiliki tunggakan PKB, BBNKB kendaraannya.

Pengendara motor diperiksa surat kelengkapannya oleh petugas Razia Gabungan Tim Samsat di depan kantor Polsek Seberang Ulu I, Jumat (19/5/2017).
Pengendara motor diperiksa surat kelengkapannya oleh petugas Razia Gabungan Tim Samsat di depan kantor Polsek Seberang Ulu I, Jumat (19/5/2017). (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Herryandi Sinulingga, AP Kepala UPTB Palembang II menjelaskan, untuk kendaraan yang menggunakan plat luar daerah buat surat pernyataan.

"Kendaraan yang punya tunggakan yang belum melakukan Biaya Balik Nama (BBN) untuk plat daerah harus di urus terlebih dahulu, dan mengganti dengan plat kota Palembang," jelasnya.

Lingga menambahkan, untuk kendaraan yang memiliki tunggakan tahunan bisa langsung bayar di tempat dengan syarat membawa KTP yang sesuai dengan alamat yang tertera di STNK dan hitungan yang tertera.

"Jika memang belum membawa syarat kita buatkan surat pernyataan di kasih tempo seminggu, nanti di kita hubungi lagi yang bersangkutan," terangnya.

Lingga berharap dengan adanya Gabungan tersebut bisa terbangun kesadaraan pengguna kendaraan untuk membayar pajak.

Di samping itu juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas dan angka kecelakaan dapat berkurang.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help