SriwijayaPost/
Home »

Video

NEWS VIDEO SRIPO

Video: Begini Cara Kempol Membunuh Kekasihnya Soniya

Kempol dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana tidak memerlukan motif. Ancaman hukumannya pidana mati atau seumur hidup.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Nuryatmi, Ibu Soniya Priska Pratiwi (19) korban pembunuhan yang dilakukan kekasihnya sendiri, Suyanto alias Kempol (24), terbawa suasana dengan terus menangis saat melihat dan memperagakan adegan rekonstruksi yang telah merenggut nyawa putrinya itu.

Dalam 33 adegan yang diperagakan, Kamis (18/5) di halaman belakang Polsek Sukarame, terlihat tersangka Kempol sudah menyiapkan pisau yang diambil dari dapur, sebelum ditusukkan secara membabi buta ke tubuh korban hingga terkapar di kamarnya.

Atas perbuatannya, Kempol dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana tidak memerlukan motif. Ancaman hukumannya pidana mati atau seumur hidup.

Dalam rekonstruksi kemarin, diperankan langsung oleh tersangka Kempol dan korban diperankan oleh model. Kemudian saksi-saksi yang terlibat secara langsung, mulai dari kedua orangtua, kerabat dan teman korban, hingga kedua orang tua tersangka.

Rekonstruksi ini disaksikan oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Palembang, pengacara korban dan pengacara tersangka serta warga sekitar.

Rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan Suryanto alias Kempol (24) terhadap kekasihnya sendiri, Sonia Priska Pratiwi (19), di halaman parkir Polsek Sukarame, Kamis (18/5/2017).
Rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan Suryanto alias Kempol (24) terhadap kekasihnya sendiri, Sonia Priska Pratiwi (19), di halaman parkir Polsek Sukarame, Kamis (18/5/2017). (SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH)

Sepanjang rekonstruksi dimulai dari adegan 1 hingga adegan 13 berlangsung lancar, tapi saat di adegan 14 terjadi sedikit keributan. Ayah korban, Damris sempat marah kepada tersangka karena tidak melakukan adegan itu, yang dianggapnya tidak sesuai dengan fakta terjadi pada korban.

Adegan 1, bermula ketika kimpul Kempol keluar dari rumahnya dan menunggu Soniya berangkat kuliah di depan lorong, Sabtu (29/4) pagi. Adegan 2, Damris dan Nuryatmi (kedua orangtua korban) mengantar korban dengan menggunakan mobil ke kampus Bina Darma.

Tersangka kemudian mengikuti dari belakang. Adegan 3, Kimpul yang melihat Sonia keluar dari kelasnya lalu tersangka memanggilnya, kemudian korban mendekat lalu tersangka bertanya.

"Kenapa HP kamu bisa tertinggal di rumah?" tanya Kempol.

Lalu tersangka mengajak korban pulang, tapi korban bilang mau ikut setelah selesai mata kuliah lagi. Adegan 4 hingga ke-13, terjadi di sekitar kampus Bina Darma.

Halaman
123
Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help