SriwijayaPost/

Gubuk-gubuk di Pesisir Pantai Utara Dibongkar. Ternyata Ini Penyebabnya

Gubuk-gubuk tersebut biasanya dibangun pedagang yang menjajakan makanan dan minuman di tepi pantai.

Gubuk-gubuk di Pesisir Pantai Utara Dibongkar. Ternyata Ini Penyebabnya
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI KURNIAWAN
Petugas Satpol PP Brebes membongkar sebuah gubuk di tepi pantai yang sering dijadikan tempat mesum 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

SRIPOKU.COM,BREBES - Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes menggiatkan penertiban terhadap gubuk atau bilik yang diduga jadi tempat mesum.

Bilik-bilik tersebut berada di sepanjang pesisir pantai utara.

Plt Kepala Satpol PP Brebes, Budhi Darmawan, mengatakan operasi penertiban ini bagian dari kegiatan dalam menyambut Ramadan.

"Tujuannya agar tak mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah," ucap Budhi, Kamis (18/5/2017).

Penertiban gubuk juga menyasar pantai yang menjadi objek wisata.

Di antaranya di Pantai Randusanga Indah (Parin) di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes.

Dalam penertiban, Rabu (17/5/2017), sejumlah gubuk dibongkar petugas.

Budi menyatakan Satpol PP kerap mendapat laporan masyarakat mengenai keberadaan gubuk di pesisir yang menjadi lokasi muda-mudi bermesraan.

"Kami juga menjumpai gubuk yang kondisinya tertutup. Kondisi itu sangat dimungkinkan untuk disalahgunakan," jelasnya.

Gubuk-gubuk tersebut biasanya dibangun pedagang yang menjajakan makanan dan minuman di tepi pantai.

Alih-alih sebagai tempat makan dan istirahat, malah jadi tempat memadu kasih.

"Kami meminta pedagang tak membangun gubuk lagi. Meski kami yang membongkar, bambu material gubuk kami kembalikan ke pedagang," imbuh Budhi.

Kepala Seksi Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Brebes, Kholidin menyatakan bangunan gubuk temporer di pesisir banyak yang tak berizin atau ilegal.

"Maka menjelang Ramadan ini, kami bekerja sama dengan Satpol PP membongkar gubuk tersebut," ucap Kholidin. (*)

Editor: ewis herwis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help