SriwijayaPost/

Darmadi Djufri Ambil Formulir Pendaftaran Bacawako di DPC PDIP

Masih adanya kesenjangan antara sekolah satu dengan sekolah lainnya sehingga seolah ada sekolah unggulan dan sekolah yang tidak jadi pilihan.

Darmadi Djufri Ambil Formulir Pendaftaran Bacawako di DPC PDIP
SRIPOKU.COM/ABDUl HAFIZ
Bakal Calon Walikota Palembang H Darmadi Djufri SH MH (kedua dari kiri) menerima formulir pendaftaran dari Panitia Penjaringan Bacawako-Bacawawako PDIP Kota Palembang Yandris Suandi SE. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bakal Calon Walikota Palembang H Darmadi Djufri SH MH menyatakan maju mengambil formulir pendaftaran ke Panitia Penjaringan Bacawako-Bacawawako PDIP Kota Palembang.

Ia merasa terpanggil sebagai warga dan kader PDIP untuk menjadikan Palembang lebih baik.

"Karena apa yang sudah dilakukan Harno-Fitri ini sudah bagus. Kalau dapat amanah, saya akan lakukan hal lebih baik lagi karena ada bakal terobosan. Yang mesti dilakukan ke depan, pertama menyangkut keseimbangan pembangunan antara Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Justru kita akan mempercepat terwujudnya pembangunan signifikan di Seberang Ulu," ungkap Darmadi Djufri, Kamis (18/5/2017).

Wakil Ketua Bidang Polhukkam DPD PDIP Sumsel ini tercatat Bacawako Palembang yang kesepuluh saat mengambil formulir di DPC PDIP Palembang yang disambut Panitia Penjaringan Bacawako-Bacawawako PDIP Kota Palembang Yandris Suandi SE.

Mantan anggota Fraksi PDIP DPRD Sumsel tiga periode ini mengatakan nantinya akan mendorong kalau sudah terpenuhinya syarat UU tentang Pemerintahan Daerah dan dicabutnya moratorium.

"Kita ingin mewujudkan daerah otonomi baru untuk wilayah Seberang Ulu. Mewujudkan pemekaran kota baru, DOB (Daerah Otonomi Baru) untuk percepatan pembangunan. Kita lihat secara visual di Seberang Ulu itu kan yang dibangun Pemprov dengan APBN maupun APBD Sumsel berkaitan dengan event nasional dan internasional," papar pengacara dari kantor hukum H Darmadi Djufri dan rekan yang juga Wakil Ketua DPC Peradi Palembang.

Hal lain fakta di Kota Palembang, kata lelaki yang akrab disapa DJ, seperti masih adanya kesenjangan antara sekolah satu dengan sekolah lainnya sehingga seolah ada sekolah unggulan dan sekolah yang tidak jadi pilihan.

"Kita berupaya bikin lebih banyak ruang publik. Karena dengan karakter kota metropolis, Palembang kesannya sangat tidak tertata, menumpuk di satu titik," ujarnya.

Darmadi merasa yakin memiliki modal utama untuk maju sebagai Bacawako. Yakni telah 3 kali mengikuti Pilkada. Dua sebagai Cawawako, dan 1 kali Cawako.

"Ditambah lagi pengalaman tiga periode jadi anggota DPRD Sumsel. Mudah-mudahan dengan pengalaman yang dimiliki ini bisa diwujudkan dalam pembangunan Kota Palembang kedepan," kata alumnus FH UMP yang kini sedang menyelesaikan program doktor ilmu hukum di Universitaa Borobudur Jakarta.

Akan tetapi, pencalonannya ini tetap akan dikoordinasikan dengan pimpinan PDIP. Baik DPC, DPD, maupun DPP karena PDIP di DPRD Kota Palembang memiliki 9 kursi tidak bisa mencalonkan sendiri dan harus berkoalisi dengan partai lain.

"Pada akhirnya saya akan mengikuti perintah partai selanjutnya. Koordinasi dengan pimpinan partai apa yang menjadi arahan," kata DJ yang juga Ketua Departemen Hukum dan HAM Advokasi Orwil ICMI Sumsel.

DJ yang pernah menjadi Dewan Pengurus Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumsel pun akan menjadikan modal dukungan dari keluarga muhammadiyah tersebut.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help