SriwijayaPost/

Tersangka Kasus Narkoba di Sumsel Kebanyakan Berperan Sebagai Kurir, Bandarnya?

"Kita akan telusuri dan terus melakukan penyelidikan untuk menangkap siapa bandar besarnya. Termasuk dari mana narkoba ini dipasok, kita akan terus me

Tersangka Kasus Narkoba di Sumsel Kebanyakan Berperan Sebagai Kurir, Bandarnya?
SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH
Direktur Reskrim Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto, SIk (kanan) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Direktur Reskrim Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto, SIk mengatakan rata-rata tersangka yang tertangkap kasus narkoba di Sumsel berperan sebagai kurir.

Untuk itu, pihaknya masih mengejar siapa yang menjadi bandarnya.

"Kita akan telusuri dan terus melakukan penyelidikan untuk menangkap siapa bandar besarnya. Termasuk dari mana narkoba ini dipasok, kita akan terus melakukan penelusuran," tegas Tommy.

Selain bentuk ekstasi yang bentuknya menarik perharian anak-anak, dikatakan Tommy, ditemukan pula sabu bercampur menthol.

Tujuannya untuk mengelabui petugas dan anjing pelacak.

Jadi nanti saat pihaknya menggunakan anjing pelacak, biasanya anjing itu tidak akan mencium bau senyawa kimia dari sabu bercampur mentol tadi.

Tim dari Labfor juga melaporkan ada narkoba jenis baru, namanya metedron yang kualitasnya lebih tinggi dari ekstasi.

narkoba5
Tersangka Kasus Narkoba (SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH)

"Jadi sasarannya sama saja, diperuntukkan bagi pengguna yang biasa menggunakan ekstasi. Berbeda, harganya saja yang pasti lebih mahal," jelasnya.

Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help