SriwijayaPost/
Home »

Video

NEWS VIDEO SRIPO

Marah Besar, Guru Ini Tampar Muridnya Berkali-kali Secara Brutal. Netizen : Tak Bisa Jadi Panutan

Guru perempuan itu menampar siswi yang sedang distrap di depan kelas. Satu persatu siswi mendapatkan tamparan keras dari gurunya.

Marah Besar, Guru Ini Tampar Muridnya Berkali-kali Secara Brutal. Netizen : Tak Bisa Jadi Panutan
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi tampar

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Para pengguna dunia maya instagram dihebohkan dengan aksi salah seorang oknum guru perempuan yang menampar empat orang siswinya hingga berkali-kali, Senin (15/5/2017).

Entah dimana dan apa permasalahan yang terjadi antara pahlawan tanpa tanda jasa itu dengan murid-murid perempuannya tersebut.

Dalam video yang berdurasi selama 28 detik itu sang guru nampaknya sedang marah besar kepada muridnya.

Dikutip dari postingan video akun instagram @Palembangterkini, terlihat seorang guru yang mengenakan pakaian dinas nampak menampar empat orang siswi secara brutal di dalam sebuah ruang kelas tersebut.

Dengan raut wajah kesal guru perempuan itu menampar siswi yang sedang distrap di depan kelas. Satu persatu siswi mendapatkan tamparan keras dari gurunya.

Setiap siswi masing-masing ditampar dibagian pipi kanan dan kirinya.

Sementara para siswi yang mendapat tamparan itu tidak dapat berbuat apa-apa, mereka nampak pasrah mendapat tamparan tangan kanan guru menghujam deras ke wajah mereka.

Setelah selesai melayangkan lima jari ke pipi muridnya, kemudian guru itu kembali duduk tenang di bangkunya.

"Entah siapa yang salah sehingga ibu guru ini murka dan memberikan tamparan lima jari kepada empat muridnya. Mimin lagi cari tau dulu ya keena‎rannya. Yang pasti dari bahasanya ini kejadiannya bukan di Sumsel.

Video itu pun langsung mendadak viral di jejarang sosial visual tersebut. Para netizen ada yang setuju dengan sikap tegas guru, namun tak sedikit yang menyayangkan aksi dilakukan guru itu.

"Biasao bae guru nabok. en siswa nakal biar jero. Kmi dulu ebih parah. Jaman skg be serba sala guru. Siswa di marah, dlaporke polisi, dak dimarah ngelunjak, asal be nabok jangan melampauai batas sampai luko" ujar akun @tariimarka.

Senada @galihagil29 menyebut "Kalau memang dak pacak diomongi lagi budaknyo itu, oleh la dimanjo2 skg"k

Lain lagi akun @jeery_alamsyah "Namun tidak sepatutnya seorang guru memukul muridnya. Haknya hanya mengajar bukan menghajar. Belum tentu si orangtua murid pernah memukul itu. Namun malah guru yang memukul. Tak bisa dijadikan panutan," ujarnya.  (Odi aria) 

Selengkapnya simak video di bawah ini :

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help