SriwijayaPost/

Awas! Hipnotis Merajalela di Palembang. Uang Asnawati Rp 15 Juta Raib Setelah Bahunya Ditepuk

Mereka itu ngobrol sok kenal dan langsung menepuk bahu. Saya tak sadar lagi sesudah dia menepuk itu.

Awas! Hipnotis Merajalela di Palembang. Uang Asnawati Rp 15 Juta Raib Setelah Bahunya Ditepuk
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Asnawati, korban kejahatan hipnotis, melapor ke Mapolresta Palembang, Senin (15/5/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Malang menimpa Asnawati (48).

Niat hati hendak berjalan-jalan di Palembang Square (PS) Mall Jalan POM IX Palembang ia justru menjadi korban hipnotis.

Akibat dari insiden itu, warga Lorong Sekampung RT 02 RW 01 Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Palembang ini harus kehilangan uang sebesar Rp 15 juta.

Wanita paruh baya ini langsung mendatangi SPKT Polresta Palembang, Senin (15/5/2017) untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.

Kepada petugas ia mengungkapkan, kejadian yang dialaminya bermula ketika ia sedang pergi ke PS Mall Palembang, Minggu (14/5/2017) kemarin sekitar pukul 14.00 wib.

Ketika ia sedang berada di mal kenamaan itu datanglah tiga orang yang tak dikenal menghampirinya sembari mengajak ngobrol sok kenal.

"Mereka itu ngobrol sok kenal dan langsung menepuk bahu. Saya tak sadar lagi sesudah dia menepuk itu. Seingat saya mereka mengajak keliling-keliling lalu menyuruh mengambil uang di ATM sebesar Rp 15 juta," ungkap Asnawati.

Setelah mengambil uang di ATM, para pelaku kemudian memintanya untuk memasukkan uang ke dalam sebuah tas berwarna hitam dan dilapisi kantong plastik.

Lalu para pelaku menyuruhnya untuk membuka plastik hitam tersebut setelah lewat batas waktu 1x24 jam.

"Mereka bilang uang saya akan bertambah 2 kali lipat. Sampai di rumah saya baru sadar kalau isinya hanya tisu serta kwitansi. Sementara uangnya tak ada lagi," terang dia.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPK Ipda Bambang membenarkan dengan adanya laporan korban tindak pidana penipuan (Hipnotis) dan akan segera menindaklanjutinya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help