SriwijayaPost/

SFC Update

Buntut Kisruh SFC vs Bhayangkara, Manajemen SFC Dapat Surat Cinta

Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid mengatakan, akibat hal itu rencananya Manajemen bersama pihak terkait akan melakukan rapat untuk menjawab surat ters

Buntut Kisruh SFC vs Bhayangkara, Manajemen SFC Dapat Surat Cinta
SRIPOKU.COM/CHANDRA OKTA
Lapangan pertandingan antara SFC dam Arema memerah karena suar dan kembang api dari suporter. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Buntut kisruh di stadion Gelora Sriwijaya dalam laga home Sriwijaya FC kontra Bhayangkara FC pekan lalu, Manajemen SFC kini mendapat surat cinta dari Komdis PSSI. Kejadian bentrok suporter Bhayangkara Mania dan suporter SFC, dilemparinya pengaman oleh penoton dengan botol minum serta hidupnya flare ditengah pertandingan membuat komdis mengirimkan surat klarifikasi terkait hal tersebut.

Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid mengatakan, akibat hal itu rencananya Manajemen bersama pihak terkait akan melakukan rapat untuk menjawab surat tersebut.

"Jadi nanti kita akan bicarakan bagaimana hal itu bisa terjadi. Bersama pengamanan, panpel, pengelola tiket dan Manajemen. Supaya kedepan tidak terjadi kembali," tuturnya, Kamis (11/5)

Baca: Sedih! Wanita Hamil Ini Diikat Lalu Dipukuli, Dia Dianggap Seperti Binatang Karena Melakukan Ini

Baca: Kreatif! 13 Karya Tato Ini Dibuat Untuk Samarkan Bekas Luka di Kulit, Amazing Banget

Selanjutnya, dikatakan Faisal, Panitia pelaksana (Panpel) lokal Liga 1 berencana menggelar sweeping kepada penjual asongan biasa berjualan di dalam lingkungan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). Hal itu dilakukan agar laga home Sriwijaya FC (SFC) versus Barito Putera Sabtu,(13/5) pukul 14.00 WIB berjalan kondusif.

"Tidak ada pelarangan kepada asongan untuk berjualan. Karena tidak mungkin kita memutuskan nafkah seseorang. Tapi kita lebih mengetatkan lagi agar asongan tidak menjual minuman masih menggunakan botol kemasan," katanya

Dilanjutkannya ia berencana melakukan perketat pintu masuk untuk para pedagang asongan. Teknik para panpel dan penjaga pintu masuk akan melakukan razia kepada asongan dengan mengganti botol kemasan kedalam plastik.

"Itulah yang akan mereka jual ke penonton sudah tidak ada lagi botol kemasan," ujar Faisal.
Selanjutnya proses sweeping akan dilakukan Panpel didalam stadion. Apabila ada pedagang menjual minuman masih dalam bentuk botol kemasan akan tertibkan dengan cara mengganti botol ke plastik."Pastinya akan kita perketat agar pertandingan laga home berjalan sesuai koridornya. Maksudnya kami akan lebih konsentrasi lagi kedepan untuk kebaika pertandingan kandang," ungkapnya.

Baca: 14 Hal Menjijikkan Ini Bukti Hubungan Kalian Sudah Berada di Level Goal Relationship

Baca: Maria Ozawa Pacari Chef Ganteng

Baca: Pintu Mobil Terkunci, Begini Cara Mudah Membukanya, Tapi Awas Jangan Disalah Gunakan

Baca: Beruang Madu Titik Balik Laskar Wong Kito

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help