SriwijayaPost/

Tim GabunganTemukan Sopir Truk Batubara Dibawah Umur dan Muatan Lebih

Tim gabungan Dishub, Polisi dan Pol PP yang menggelar razia angkutan truk batubara menemukan sopir dibawha umur, dan muatan lebih.

Tim GabunganTemukan Sopir Truk Batubara Dibawah Umur dan Muatan Lebih
TRIBUN SUMSEL/ARI WIBOWO
Razia truk angkutan batubara oleh tim gabungan di Kabupaten PALI, Selasa (9/5) malam. 

SRIPOKU.COM, PALI - Dari hasil razia Dinas Perhubungan (Dishub) PALI dan Dishub Provinsi Sumsel, bersama tim gabungan polisi lalulintas dan Pol-PP banyak menemukan pengemudi sopir dibawah umur dan tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) B1 umum.

Pantauan, Selasa (9/5) malam Dishub bersama tim gabungan razia di Desa Beruge Darat, Talang Ubi, mulai pukul 17.00 sampai pukul 19.00 lebih dari 140 truk batubara melintas di PALI dengan melebih tonase.

Dari hasil catatan Dishub, muatan truk batubara melebihi tonase 11 ton ke atas bahkan ada mencapai 15 ton, hal ini sangat disayangkan oleh Dishub PALI.

Kepala Dishub PALI Sunardin SH mengatakan pihaknya menemukan puluhan pengemudi di bawah umur 17 tahun, selain itu juga tidak memiliki SIM B1 umum.

Ia mengatakan razia tersebut sebagai warning (peringatan) kepada pengemudi truk batubara dan transportir angkutan batubara.

"Razia tahap warning (peringatan) kelengkapan surat menyurat, ditemukan tonase muatan batubara tidak sesuai surat dari transportir melebihi tonase lebih dari 11 ton ada juga yang mencapai 14 ton," kata Sunardin, ketika dijumpai, di lokasi razia.

Selain itu juga, lanjut Sunardin, pihaknya menemukan puluhan pengemudi di bawah umur. Dari hasil temuan itu sebagai catatan untuk disampaikan ke transportir angkutan batubara.

"Hasil data yang kita peroleh di lapangan. Nantinya Dishub Provinsi Sumsel akan mengundang transportir angkutan batubara, dan menyampaikan temuan itu, untuk ditindak lanjuti," katanya.

Masih kata Sunardin, setelah data di lapangan sudah disampaikan kepada transportir angkutan batubara. Namun, tidak gubris Dishub PALI dan Dishub Provinsi Sumsel tidak segan-segan akan menindak tegas bahkan truk batubara akan dikandangkan.

"Kalau hasil razia sudah disampaikan, tapi transportir tidak mengindahkan, maka kita tidak segan-segan mengandangkan truk batubara," jelas Sunardin.

Sementara itu, Wakil ketua II DPRD PALI H Darmadi Suhaimi SH mengapresiasi tindakan yang dilakukan Dishub PALI untuk melakukan razia terhadap truk angkutan batubara.

"Kita mengapresiasi razia Dishub, terhadap truk batubara," kata politisi PAN yang melihat langsung pelaksanaan  razia.

Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help