Polisi Gerebek Terduga Narkoba Sebabkan Mak Ndut Jantungan dan Meninggal Dunia

Ketika itu tersangka kabur dengan mengarah ke sungai belakang yang berbeda di belakang rumah korban.

Polisi Gerebek Terduga Narkoba Sebabkan Mak Ndut Jantungan dan Meninggal Dunia
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Suasana di rumah korban di Jalan KH Azhari Lorong Sungai Lumpur Kelurahan 11 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Diduga lantaran terkejut dengan adanya Polisi berpakaian preman yang tengah melakukan penggrebekan dan masuk ke dalam rumahnya, membuat Fatimah alias Mak Ndut (52) warga Jalan KH Azhari Lorong Sungai Lumpur Kelurahan 11 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, alami jantungan dan meninggal dunia, Rabu (10/5/2017) sekitar pukul 17.00.

Selain itu, akibat dari adanya penggrebekan yang diketahui dilakukan oleh Satres Narkoba Polresta Palembang tersebut, Marial (73) yang juga tinggal masih satu rumah dengan Mak Ndut pun harus ikut dilarikan ke Rumah Sakit lantaran sakit jantungnya juga kambuh setelah terkejut melihat kejadian tersebut.

Menurut keterangan seorang saksi mata, Senen, kejadian tersebut terjadi berawal saat petugas dari Satreskrim Narkoba Polresta Palembang melakukan penggrebekan dan penangkapan terhadap dua orang terduga bandar narkoba yang berada dan tinggal di sekitar lokasi kejadian.

"Mereka (Polisi-red) menggrebek tersangka narkoba. Saat itu satu orang ditangkap sedangkan, satu orang berhasil kabur," jelasnya.

Rupanya, dikatakan Senen, ketika itu tersangka kabur dengan mengarah ke sungai belakang yang berbeda di di belakang rumah korban.

Dan Polisi yang mengetahui pun langsung melakukan pengejaran dari arah belakang rumah korban termasuk beberapa orang anggota Polisi lainnya langsung masuk ke dalam rumah korban.

"Korban ini sedang duduk di depan rumahnya. Melihat ada kejadian itu, korban mungkin terkejut. Apalagi melihat Polisi itu langsung masuk ke rumahnya sehingga korban pingsan dan akhirnya meninggal dunia," terangnya.

Sementara itu, warga lainnya, Ishak, mengatakan, mengetahui korban pingsan, ia pun langsung menggendongnya untuk dibawa ke Rumah Sakit mendapatkan perawata. Sedangkan, Polisinya masih terus sibuk mengejar pelaku yang sudah kabur.

"Seorang warga, Marial yang juga tinggal di rumah tersebut juga sempat jantungan sehingga juga dibawa ke Rumah Sakit," jelasnya.

Sedangkan, seorang dari keluarga korban inisial R, meminta Polisi bertanggungjawab atas adanya kejadian ini.

"Kami minta mereka (Polisi) bertanggungjawab. Kami juga akan menuntut mereka ke jalur hukum," ungkapnya.

Terkait dengan adanya kejadian tersebut, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Kasat Reserse Narkoba Polresta Palembang, Kompol Achmad Akbar saat diminta konfirmasi terkait adanya kejadian tersebut belum bisa memberikan keterangan.

"Nanti ya," katanya melalui pesan singkat.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help