SriwijayaPost/

Asyik Main di Warnet, DPO Pembobol Rumah ini Dibekuk Polisi

Setelah dua bulan lebih diburu oleh anggota Polsek Lubuklinggau Barat, Joko Saputra alias Joko (17) yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO

Asyik Main di Warnet, DPO Pembobol Rumah ini Dibekuk Polisi
Ahmad Farozi
Tersangka Joko Saputra, DPO pembobol rumah ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Setelah dua bulan lebih diburu oleh anggota Polsek Lubuklinggau Barat, Joko Saputra alias Joko (17) yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat. Warga Jalan Perumnas RT03 Kelurahan Muaraenim Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau itu ditangkap tanpa perlawanan saat asyik main disalah satu warnet di Lubuklinggau, Minggu (7/5/2017), sekitar pukul 01.30 wib.
"Anggota mendapat informasi bahwa ada salah satu DPO kita sedang berada di salah satu warnet. Berbekal informasi tersebut kemudian dilakukan pengintaian dan ternyata benar, bahwa yang bersangkutan sedang bermain warnet. Tersangka kemudian langsung ditangkap tanpa melakukan tanpa perlawanan," ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Sofian Hadi, kepada Sripoku.com, Minggu (7/5/2017).
Tersangka Joko Saputra ditangkap karena kasus pembobolan di tempat tinggal Amran yang terletak di Jalan Letkol Atmo Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau pada 18 Febuari 2017 pukul 05.00 WIB, sesuai dengan laporan polisi nomor : LP/B- 31 /II /2017/SUMSEL/SEK BRT
tanggal 19 FEB 2017, an pelapor AMRAN BIN JUBIR.
Dalam melakukan aksinya, tersangka bersama rekannya Rio Fernando alias Otoy (sudah ditangkap dan sedang menjalani hukuman). Aksi dilakukan ketika korban keluar dari rumah untuk melakukan aktivitas sebagai tukang sapu jalan. Modusnya, Joko masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu depan menggunakan linggis. Setelah pintu terbuka, Joko yang memiliki tato di lengan kanannya ini masuk ke dalam rumah dan mengambil barang milik korban berupa satu unit DVD, satu buah Jam tangan merk Quartz,
satu jaket levis, satu unit ponsel merek Nokia dan satu Flashdisk.
Setelah berhasil mengambil barang milik korbannya dan akan keluar rumah, kedua pelaku dipergoki oleh anak korban yang baru pulang sehabis mengantar orang tuanya bekerja sebagai petugas kebersihan pasar. Kemudian kedua pelaku langsung lari membawa barang-barang hasil curiannya.
Sementara anak korban yang mengenali salah seorang pelaku, yaitu Otoy, melihat pintu rumahnya dalam keadaan terbuka. Ia langsung masuk dan memeriksa kondisi rumahnya dan melihat banyak barang-barang yang hilang.
"Barang bukti sudah diserahkan kepada pihak jaksa penuntut umum dalam perkara yang sama dengan tersangka Rio Fernando alias Otoy, yang sudah lebih dulu ditangkap," ujarnya. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: wartawansripo
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help