Pegawai BPN Terjerat OTT

Pasca Ditangkap, Rumah Rani di Rawajaya Nampak Sepi. Warga Mengaku tak Kenal

Rumah yang berada di Jalan Rawajaya RT 8 Kelurahaan Pahlawan Kecamatan Kemuning itu nampak kosong.

Pasca Ditangkap, Rumah Rani di Rawajaya Nampak Sepi. Warga Mengaku tak Kenal
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Kondisi rumah RA di Rawajaya Palembang, Sabtu (6/5/2017), tampak sepi. Tak ada aktivitas pasca dia ditangkap oleh Polresta Palembang beberapa hari lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rumah dua lantai yang berlokasi tak jauh dari kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, tampak mencolok warna catnya.

Semua pintu tertutup rapat, pagar juga terlihat tergembok.

Tak ada satu pun kendaraan yang terparkir.

Itulah kondisi kediaman RA, Kepala Sub Seksi Sengketa dan Konflik Pertanahan BPN, yang ditangkap oleh tim Saber Pungli Polresta Palembang, Kamis (4/5/2017) lalu.

Rumah yang berada di Jalan Rawajaya RT 8 Kelurahaan Pahlawan Kecamatan Kemuning itu nampak kosong.

Tak ada aktivitas terlihat sejak pagi.

Sejak tertangkapnya RA, warga sekitar juga sulit dimintai keterangan.

Masyarakat terkesan menutup rapat rapat mulut mereka.

"Tidak tau saya siapa Rani. Tidak kenal," kata seorang warga, Sabtu (6/5/2017).

Polresta Palembang mengungkap kebobrokan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang.

Rani Arvita SH MH, yang menjabat Kepala Sub Seksi Sengketa dan Konflik Pertanahan BPN, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) penyidik Sat Reskrim, Kamis (4/5/2017).

Kini kasus Rani sedang ditangani oleh Polda Sumsel.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved