SriwijayaPost/

Sampai Saat ini, Prototipe Mobil Perdesaan Masih dalam Proses Pengerjaan

Mobil perdesaan mencoba eksis pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Sayangnya, pihak Institut Otomotif Indonesia (IOI) masih me

Sampai Saat ini, Prototipe Mobil Perdesaan Masih dalam Proses Pengerjaan
www.carmudi.co.id
Mock up mobil perdesaan ITS di IIMS 2017. 

SRIPOKU.COM, Jakarta - Mobil perdesaan mencoba eksis pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Sayangnya, pihak Institut Otomotif Indonesia (IOI) masih menampilkannya dalam bentuk mock up, belum berupa prototipe.

Berita Lainnya:  Mobil Perdesaan Akan Punya Dua Pilihan Mesin

Saat dikonfirmasi, Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) Made Dana Tangkas, mengatakan untuk prototipe mobil desa sampai saat ini masih dalam proses pengerjaan.

"Rencana prototipe Agustus nanti baru akan kita tampilkan. Saat ini masih terus kita kerjakan, jadi ada pengembangan dan perapihan di beberapa sisi, ada modifikasi lah," kata Made saat dihubungi KompasOtomotif, Senin (1/5/2017).

Untuk persentase pengerjaan, menurut Made, sampai saat ini sudah mendekati 70 persen. Sedangkan untuk pemasok komponennya yang mengambil dari industri kecil jumlahnya sudah bertambah seiring dengan banyaknya kegiatan focus group discussion (FGD) yang dilakukan IOI.

Bukan dari ITS
Sekertaris Jenderal Institut Otomotif Indonesia (IOI) Yanuarto Widihandono, juga mengatakan hal senada. Namun menurut Yanuarto, mobil yang saat ini dikembangkan sebagai prototipe bukanlah mobil Waprodes-D yang dibuat oleh Institut Teknologi Sepuluh November Surbaya (ITS).

"Prototipenya bukan yang punya ITS, yang saat ini kita kerjakan itu merupakan kendaraan perdesaan yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dulu, termasuk yang sudah tes jalan," ucap Yanuarto di waktu yang sama.

Menurut Yanuarto, mobil karya ITS akan dibuat untuk generasi berikutnya. Hal ini dikarenakan masalah kesiapan komponen. "Kalau kita bangun dari yang ITS itu butuh waktu lagi karena komponen juga baru, jadi langkah berikutnya baru pakai mock up buatan ITS, buat generasi berikutnya lah," kata Yanuarto.

Penulis: Stanly Ravel

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help