SriwijayaPost/
Home »

Sport

Sumsel Tuai Pujian, Sukses Penyelenggaraan Festival Akuatik Indonesia 2017

Cabang renang indah, loncat indah dan polo air mampu memunculkan bibit-bibit baru.

Sumsel Tuai Pujian, Sukses Penyelenggaraan Festival Akuatik Indonesia 2017
SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH
Ressa Kania Dewi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2017 di Jakabaring Aquatic Stadium, Palembang 25 April - 1 Mei 2017 berakhir sukses, baik prestasi maupun pembinaan para atlet muda di empat cabang olahraga renang, renang indah, loncat indah dan polo air.

Di cabang renang tercipta enam rekornas melalui Vanessae Evato (50 m & 100 m gaya dada), Azzahra Permatahani (200 & 400 m gaya ganti perorangan), Ressa Kania Dewi (400 m gaya bebas), Gagarin Nathaniel Yus (200 m gaya dada putra).

Lalu ada rekornas di kelompok umur grup I melalui Angel Gabriel Yus (50 m gaya kupu), Fauziah Rahma grup 2 (100 m gaya bebas), Rashief Amila Yakin grup 2 (1500 gaya bebas).

Cabang renang indah, loncat indah dan polo air mampu memunculkan bibit-bibit baru.

Terbukti ada beberapa pemain dari ajang FAI yang akan dipantau untuk masuk timnas.

Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin W.Rahardjo PRSI mengaku puas dengan raihan pada Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2017 kali ini.

"Terima kasih atas segala dukungan para sponsor, para peserta dari semua daerah, panitia dan support dari Sumsel yang dikomandoi Gubernur Alex Nurdin hingga terlaksananya FAI 2017. Tuan rumah layak mendapat pujian," papan Harlin yang juga mengucapkan terima kasih atas dukungan media dalam pemberitaan positif selama ini.

Selanjutnya, event FAI ini bisa jadi ajang tahunan untuk pembinaan akuatik Indonesia.

"InsyaAllah, tahun depan FAI ini diharapkan sudah mendapatkan FINA sanction yang artinya dapat menjadi ajang internasional dengan kualitas peserta yang lebih baik sehingga diharapkan mampu meningkatkan level pembinaan akuatik di Indonesia. Termasuk kehadiran peserta asing," imbuhnya.

Harlin juga berharap pengprov atau atau pengkot PRSI rajin mengadakan kompetisi, agar gairah akuatik makin besar di seluruh indonesia dan makin banyak bibit-bibit muncul untuk mengembalikan kejayaan akuatik Indonesia. (*)

Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help