SriwijayaPost/

Google Translate Bahasa Indonesia, Kini Berbekal Teknologi NMT

Belum lama ini Google mengumumkan bahwa teknologi Neural Machine Translation (NMT) telah tersedia dalam Google Translate untuk bahasa Indonesia.

Google Translate Bahasa Indonesia, Kini Berbekal Teknologi NMT
Sylviane Nuccio
Google Translate. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Belum lama ini Google mengumumkan bahwa teknologi Neural Machine Translation (NMT) telah tersedia dalam Google Translate untuk bahasa Indonesia.

Berita Lainnya:  Google Translate kini jangkau 80 bahasa

Teknologi ini memungkinkan Google Translate melihat konteks yang lebih luas untuk menemukan hasil terjemahan yang paling relevan, disesuaikan dengan bahasa percakapan dengan tata bahasa yang tepat.

Menurut Macduff Hughes, Engineering Director Google Translate, NMT merupakan sebuah teknologi penerjemah berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk memberikan hasil terjemahan yang lebih akurat, natural, dan mudah dimengerti.

"Istilah 'Neural' sebetulnya terinspirasi dari susunan saraf di otak manusia, di mana NMT akan memproses sebuah kalimat secara keseluruhan, dan tidak lagi kata per kata," kata Hughes saat dikonfirmasi Tribunnews.

Mengenai alasan yang mendorong Google membenamkan teknologi NMT untuk bahasa Indonesia, Hughes menjelaskan ada lima hal yang menjadi preferensi dari pengguna Indonesia berdasarkan riset yang dilakukan tim Google Translate di Indonesia.

Yakni mudah digunakan, cepat, bekerja antar perangkat, memiliki fitur audio payback untuk mengetahui cara pengucapan, dan yang tak kalah penting adalah tata bahasa (grammar).

"Nah, NMT di Google Translate ini memberikan peningkatan pada tata bahasa sehingga terdengar lebih natural," ucapnya.

Hughes juga mengatakan tak ada target khusus dengan dibenamkannya teknologi NMT dalam Google Translate bahasa Indonesia.

Menurutnya pembaruan ini bisa ditemukan pada Google Translate dan ditujukan untuk semua pengguna Google Translate di Indonesia.

"Cara mengaksesnya sama dengan mengakses Google Translate yang selama ini digunakan, baik melalui aplikasi Android dan iOs, desktop (translate.google.com), dan fitur penerjemah otomatis di Google Chrome," jelasnya.

Mengenai biaya investasi yang dikeluarkan Google untuk mengembangkan NMT, Hughes tak bisa menjawabnya karena termasuk data internal yang tidak bisa dibagikan kepada publik.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help