SriwijayaPost/

Putri Indro Warkop, Ipoet Kusumonegoro: Motor Sudah Seperti Pacar Saya

Gaya hidup riding, bepergian naik sepeda motor sudah mendarah daging di diri lady biker satu ini. Ipoet Kusumonegoro namanya.

Putri Indro Warkop, Ipoet Kusumonegoro: Motor Sudah Seperti Pacar Saya
www.hijup.com
Ipoet Kusumonegoro, Putri Komedian Indro Warkop yang Lady Biker.

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Gaya hidup riding, bepergian naik sepeda motor sudah mendarah daging di diri lady biker satu ini. Ipoet Kusumonegoro namanya.

Berita Lainnya:  Edukasi Safety Riding Lady Bikers di Hari Kartini

Lady biker bertipikal tomboi yang tak lain adalah putri kandung komedian Indro Warkop ini mengaku sudah cinta mati pada sepeda motor. Kegemarannya riding, seperti touring ke luar kota sudah muncul sejak dia masih remaja.

Sampai kini menjadi pekerja kantoran, hobi itu bukannya hilang, malah makin menjadi-jadi. Ipoet mengaku kegemarannya naik motor mengikuti jejak ayahnya, Indro, yang memang penggemar motor gede.

Di kediamannya, Ipoet mengaku memiliki beberapa unit motor Harley Davidson tua yang sering dia pakai bergantian untuk memuaskan hobinya naik motor. Di kediamannya pula, keluarga Ipoet memiliki bengkel kecil untuk kebutuhan servis.

"Dari tiga anak Papa, mungkin saya satu-satunya yang mengikuti hobinya pada motor. Dua cewek anaknya, ada yang cewek banget dan satunya lagi cowok banget," kata Ipoet di sebuah acara ngobrol otomotif yang digelar Pertamina Lubricants dan Mobil123 di The Hook, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

"Saya menganggap motor motor saya seperti pacar saya. Saya cenderung nggak setuju kalau ada pendapat, cewek yang punya motor cenderung abai terhadap perawatan motornya," ungkapnya.

Meski begitu, Ipoet mengaku tidak setiap hari naik motor. "Karena saya kerja kantoran, saya tak bawa motor setiap hari. Biasanya pakai motor saat weekend. Misalnya saat touring, seperti ke Bandung," katanya.

Sejak kapan hobi naik motor?

"Saya belajar riding dari usia 11 tahun. Saya banyak memiliki influencer (orang lain yang memberi pengaruh) yang selalu mengigatkan saya agar jangan kasar saat bawa kendaraan. Kalau kita cara bawanya kasar, motor juga akan bersuara kasar," tuturnya.

"Saya juga tak pintar amat tentang pengetahuan mesin kendaraan. Di rumah ada bengkel kecil, biasanya saya tanya ke mekanik setiap ada hal yang kurang enak pada motor-motor saya. Sebelum riding, persiapan saya sebelum berangkat, saya mengecek kondisi ban, isi bensin."

Penulis: Choirul Arifin

Editor: Bedjo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help