Oknum Pelajar SMA Jadi Pemalak. Setiap Truk yang Dipalak Ditempeli Stiker Logo Batman

Modus para pelaku melakukan pungli dengan cara menghadang kendaraan truk yang melintas dan meminta uang dengan alasan untuk keamanan.

Oknum Pelajar SMA Jadi Pemalak. Setiap Truk yang Dipalak Ditempeli Stiker Logo Batman
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Wakapolres Musirawas Kompol Padmo Arianto didampingi jajarannya menggelar tangkapan pungli dengan tersangka Sultan Nasjaniā€ˇ (mengenakan penutup kepala), di Mapolres Musirawas, Jumat (21/4/2017). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - ‎Anggota Unit Reskrim Polsek Muarabeliti menangkap satu dari empat orang komplotan pemalak yang meresahkan sopir truk di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Rantau Serik Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musirawas.

Dia adalah Sultan Nasjani (20) beralamat di Desa Tabah Kebon Kecamatan Saling Kabupaten Empatlawang.

Mirisnya, tersangka ini adalah pelajar salah satu SMA.

Komplotan "Pak Ogah" berlogo Batman ini, tertangkap tangan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk bersama tiga orang temannya.

Kapolres Musirawas AKBP Hari Brata melalui Wakapolres Kompol Padmo Arianto didampingi Kapolsek Muarabeliti beserta jajarannya, saat rilis di Mapolres Musirawas Jumat (21/4/2017) mengatakan, penangkapan bermula dari informasi yang diterima anggota Polsek Muarabeliti.

Bahwa‎ ada tindak pidana pungli di rumah makan (RM) THG di Jalinsum Desa Rantau Serik Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut.

Berbekal informasi tersebut, petugas Polsek Muara Beliti dipimpin Kanit Reskrim Bripka Epran Sopian, bersama empat anggotanya melakukan penyelidikan.

"Setelah diselidiki, anggota memergoki empat orang‎ sedang melakukan pungli. Satu orang berhasil diamankan, yaitu Sultan Nasjadi.

Saat dilakukan penangkapan tersangka Sultan melakukan perlawanan dengan cara memberontak dan mau menusuk petugas dengan senjata tajam yang dibawanya.

Namun berkat kesigapan petugas akhirnya pelaku bisa diamankan dan dibawa ke Polsek Muarabeliti‎," ungkap Kompol Padmo Arianto, Jumat (21/4/2017).

"Sedangkan tiga orang lainnya berhasil kabur dengan loncat ke dalam sungai. Identitas yang kabur sudah kita ketahui, yaitu Sam (45), Yd (40) dan Rn (25)," lanjutnya.

Dijelaskan, modus para pelaku melakukan pungli dengan cara menghadang kendaraan truk yang melintas dan meminta uang dengan alasan untuk keamanan.

Para sopir truk yang melintas dimintai uang sebesar Rp50 ribu, lalu para pelaku memberikan stiker merek THG berlogo "Batman" yang ditempelkan di depan mobil truk.

Selanjutnya, para sopir truk yang truknya sudah ditempeli stiker dicatat dan akan terus dimintai uang Rp10 ribu setiap kali lewat di jalan lintas RM THG tersebut.

"Barang bukti yang diamankan adalah stiker RM TTG, foto truk yang telah ditempel stiker THG oleh pelaku tanda telah membayar uang Rp50 ribu kepada pelaku, sejumlah uang, buku catatan mobil truk yang telah memberi uang, senjata tajam milik pelaku dan sepeda motor pelaku. ‎Atas perbuatannya, pelaku dapat dikenai pasal 368 KUHP dan undang-undang drt.no.12 tahun 1951," ujarnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help