SriwijayaPost/

Satu Keluarga Ditembaki

Kompolnas: Jelas Prosedur Sudah Terlanggar

"Kemarin saya tanya, apakah membahayakan mereka atau tidak. Hasilnya jelas prosedur itu sudah terlanggar. Tapi itu masih indikasi, kita serahkan pada

Kompolnas: Jelas Prosedur Sudah Terlanggar
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Irjen Pol. (P), Yotje Mende 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Komisi Polisi Nasional Indonesia (Kompolnas) mengunjungi Kota Lubuklinggau pasca terjadinya peristiwa penembakan warga sipil yang mengendarai mobil Honda City karena menerobos razia di Jalan Lingkar HM Suharto Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Selatan II hingga menyebabkan Surini (54) meninggal dunia.

Anggota Kompolnas Irjen Pol. (P), Yotje Mende saat berbincang dengan awak media usai berkunjung di Mapolres Lubuklinggau menegaskan ‎apa yang dilakukan oleh anggota Polres Lubuklinggau saat menggelar razia sudah melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 8 tahun 2009, yang mengatur mengenai prosedur menembak.

Disana dijelaskan disana anggota Polri ‎dapat menembak apabila mengancam jiwanya sendiri dan jiwa orang lain.

"Kemarin saya tanya, apakah membahayakan mereka atau tidak. Hasilnya jelas prosedur itu sudah terlanggar. Tapi itu masih indikasi, kita serahkan pada propam dan Dirreskrim Um. Saya dengar dari Kapolres Dirreskrim Um dan Propam sudah datang. Dirreskrim Um akan memproses Pidana, sedangkan Propam masalah kode etik‎‎," tegasnya, Jumat (21/4/2017)

Ia pun menegaskan Kehadiran Kompolnas dalam rangka pengumpulan data klarifikasi terkait berita -berita yang beredar, ia menyatakan langkah-langkah Polres dan langkah Polda dalam menangani kasus ini sudah cukup baik.

Hanya saja masih perlu pendalaman lagi.

"Karena penangan brigadir itu ada pada pimpinan Polda, kami masih akan menunggu. Karena sifatnya klarifikasi hasil dari Propam. Kami juga sudah dapat informasi dari Kapolda, bahwa Pak Kapolda Juga menyampaikan tidak menutup kemungkinan kasus ini juga akan dibawa kepada pidana ‎karena kelalaian dan menyebabkan korban jiwa," ungkapnya

Ia pun menyatakan akan mendukung semua langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Polda selama tindakan yang dilakukan positif.

Menurutnya yang salah harus ditindak.

Sedangkan mereka yang benar juga harus dibela.

Halaman
12
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help